Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2023 | 17.30 WIB

Tidak Betah Dengan Pekerjaan Saat Ini? Segera Bertindak, Tapi Jangan ‘Rage Applying’

MENGUBAH NASIB: Pencari kerja mencari informasi lowongan di salah satu stan Pameran Bursa Kerja 2023 di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta, Selasa (16/5/2023). - Image

MENGUBAH NASIB: Pencari kerja mencari informasi lowongan di salah satu stan Pameran Bursa Kerja 2023 di pusat perbelanjaan Thamrin City, Jakarta, Selasa (16/5/2023).

JawaPos.com - Generasi Z kerap mengeluhkan situasi tempat bekerjanya tidak baik-baik saja. Mereka kerap merasa terjebak merasa tidak dihargai di tempat kerja. Lantas berpikir untuk mencari pekerjaan lain.

Sayangnya saat melamar pekerjaan baru, mereka terjebak dengan "Rage Applying".

Rage Applying adalah fenomena mengirimkan lamaran ke semua lowongan kerja yang tersebar di berbagai media. Namun, Rage Applying bukanlah langkah yang baik dalam melamar pekerjaan.

Dikutip dari TIME pada Senin (10/7), Rage Applying adalah istilah yang menggambarkan situasi pekerja saat merasa tidak betah di pekerjaan mereka yang sedang dilakoni. Masalah yang muncul di antaranya terlalu sering diawasi, dibeda-bedakan, bahkan stres karena beban kerja yang tinggi.

Untuk mengatasi hal tersebut, pekerja beramai-ramai melakukan Rage Applying alias melamar pekerjaan apa pun agar bisa untuk keluar dari situasi mereka saat ini. Dan, berakhir dengan posisi dengan gaji yang lebih baik maupun kondisi yang lebih baik.

Maka dari itu, bagi pencari kerja, penting untuk mempertimbangkan apa yang benar-benar diinginkan dari sebuah pekerjaan dan menavigasi peluang dengan niat tersebut.

Menurut Maureen Falvey, pelatih utama di Strong Training & Coaching, bagian dari kepuasan kerja adalah memanajemen kebutuhan diri. "Daripada berjalan-jalan dengan rasa kesal, frustrasi, atau merasa ingin keluar, apa yang Anda butuhkan untuk bertahan?" ungkap Falvey dikutip dari TIME.

Falvey memberikan solusi atas fenomena Rage Applying, selain melamar dengan penuh amarah. Berikut adalah langkah yang harus dipersiapkan ketika mengalami situasi itu.

1. Bicaralah dengan atasan Anda

Sebelum melamar dengan penuh amarah, komunikasikan kebutuhan Anda secara terbuka kepada atasan.

2. Prioritaskan apa yang benar-benar dibutuhkan

Jika memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan saat ini adalah yang terbaik, pikirkan apa yang ingin ducapai dengan pindah kerja. Bagi sebagian orang, motivasi untuk melamar pekerjaan lain mungkin karena finansial dan ada juga ingin meningkatkan karier.

3. Sesuaikan lamaran

Melamar kerja sering kali membuat para kandidat dipandang tanpa bulu. Peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik akan lebih tinggi, jika meluangkan waktu untuk menyesuaikan setiap lamaran.

Dengan surat lamaran dan resume yang disesuaikan dengan posisi tertentu, tentu akan mendapatkan peluang posisi terbaik

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore