
kompromi: Persaingan antarsaudara itu wajar adanya. Orang tua perlu menciptakan lingkungan yang kooperatif. Hindari membandingkan anak atau memilih salah satu anak. (Foto Ilustrasi Diperagakan Model M. Kenji Orlando dan M. Gavino Ishizaki - DITE SURENDRA/
Kalau sudah duduk bareng di satu momen yang sama atau tidak, Sean, 4, dan Noah, 1, tidak pernah bisa diam deh. Ada saja kelakuan lucu dan menggemaskan. Termasuk ketika mereka mengalami sibling rivalry.
---
MARIANA Susanto, ibu dari Sean dan Noah, menuturkan bahwa hal sepele bisa mengakibatkan sibling rivalry di antara kedua buah hatinya. Hehe. Misalnya, siapa yang cepat menghabiskan minum susu di botol masing-masing. Dan, lanjut perempuan kelahiran Kediri tersebut, yang paling parah kalau ada mainan baru di rumah. ”Hampir setiap hari sibling rivalry,” katanya.
Nah, pengin tahu sikap Mom Mariana ketika anak-anak mengalami sibling rivalry? Mariana mengungkapkan bahwa dirinya akan berusaha menengahi. Terutama memberikan pengertian kepada si kakak (Sean) yang sudah lebih bisa diajak ngomong daripada adiknya.
Ibu yang demen menyantap berbagai makanan itu menyatakan, kalau bisa, orang tua hindari membanding-bandingkan anak. ”Kalau khilaf, kita bilang, ’Duh, adik pinter mau makan habis banyak nih’,” ujarnya.
Mariana menilai, sibling rivalry tidak selalu berdampak buruk. Sebab, mommy atau daddy bisa sembari melatih rasa kompetisi anak sejak dini, lho. Ya, tentu dalam hal positif agar anak bisa bersaing secara sehat.
Perempuan yang berulang tahun setiap 7 Maret itu menggangap, ada beberapa kondisi anak ingin terlihat menang atas saudaranya. Alasannya mungkin ingin lebih dipuji atau diperhatikan. ”Anakku yang sibling rivalry ini anak pertama ke adiknya,” terangnya.
Sama dengan Mariana, Tika Akmar berusaha menengahi ketika terjadi sibling rivalry di antara anak pertama dan kedua. Biasanya, lanjut dia, si kakak yang memulai dulu. ”Hal-hal sepele seperti nilai sekolah begitu. Si kakak dapat A, eh si adik cuman B+,” ungkapnya.
Tak jarang, Tika dibuat pusing oleh tingkah Ara, 9, dan Ria, 7. Selisih usia keduanya hanya dua tahun. ”Bisa kebayang kalau mereka lagi sahut-sahutan ngomong. Tapi, mereka nggak sampai pukul-pukulan, cuman lebih nggak bolo-boloan, ya,” jelasnya.
Wah, nggak bolo-boloannya berapa lama, mom? Tika tertawa kecil. Dia menjelaskan, meski terjadi sibling rivalry, keduanya juga sering akur. ”Paling lama nggak bolo-boloan 5 menit. Si kakak selalu ngomporin adiknya, anak ketigaku yang berusia 5 tahun,” tandasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
