
Ilustrasi. Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk memperkuat hubungan dengan pasangan.
JawaPos.com - Sebuah hubungan intim berkembang dengan pertemuan awal yang lucu, menggemaskan, dan penuh rasa gugup. Tapi lama-lama justru bisa menjadi membingungkan dan sedih. Bisa berakhir atau juga langgeng selamanya.
"Pada kenyataannya cinta adalah perjalanan tanpa tujuan akhir. Pasti akan menghadapi kembali rintangan," kata Pakar Pernikahan Linda Caroll seperti dilansir dari Mind Body Green, Selasa (20/10).
Setiap hubungan asmara umumnya melewati sejumlah fase. Dari mulai fase pendekatan, keraguan, kekecewaan hingga cinta sepenuh hati.
Fase 1 : Kebersamaan
Fase pertama dari sebuah hubungan adalah tahap bulan madu. Ini adalah romansa awal di mana masing-masing sering menghabiskan waktu besama pasangan. Penuh kegembiraan dan gairah. Seringkali pasangan merasa sudah menemukan pasangan yang sempurna
Emosi ini sering kali menenggelamkan bagian rasional otak kita. Campuran hormon yang memicu dan mempertahankan keadaan tergila-gila, seperti dopamin, oksitosin, dan endorfin. Cahaya otak ini sering kali dapat membuat kita menjadi kecanduan terhadap pasangan kita dan mengabaikan ketidakcocokan, tanda bahaya, atau masalah lainnya.
Fase 2 : Keraguan dan Penyangkalan
Fawe kedua dari suatu hubungan adalah keraguan dan penyangkalan, di mana kita akhirnya mulai benar-benar memperhatikan perbedaan. Dari yang dulu tampak sempurna, kini mulai ada rasa ragu.
Perasaan cinta bisa bercampur dengan keterasingan. Akhirnya terlihat tidak sempurna untuk satu sama lain. Saat kekecewaan meningkat, begitu pula respons biologis kita terhadap stres.
Tahap 3: Kekecewaan
Fase ketiga dari suatu hubungan adalah tahap kekecewaan. Pada titik ini, perebutan kekuasaan dalam hubungan telah muncul sepenuhnya ke permukaan. Beberapa masalah mulai muncul, pertengkaran dan provokasi.
Pasangan lain mungkin diam-diam ingin berpisah seiring waktu, semakin sedikit energi untuk mempertahankan hubungan. Pasangan mulai merasa orang yang ada di sampingnya tak bisa diandalkan.
Fase 4 : Keputusan
Tahap keempat dari suatu hubungan disebut keputusan karena berada pada titik puncak. Pertengkaran hebat, meninggalkan rumah setelah bertengkar, dan perilaku membela diri akan membuat hubungan makin runcing.
Seseorang mulai membuat rencana untuk keluar dari hubungan.
Pada tahap ini, seseorang siap membuat keputusan, apakah pergi atau bertahan untuk bersama memperbaiki hubungan.
Fase 5 : Cinta Sepenuh Hati
Tahap kelima dari sebuah hubungan adalah cinta sepenuh hati. Ini terjadi saat hubungan kita sedang dalam kondisi paling sehat dan paling memuaskan.
Masih harus kerja keras dalam mencapai tahap kelima hubungan ini, tetapi perbedaannya adalah pasangan tahu bagaimana bisa saling mendengarkan dengan baik. Di tahap ini, pasangan juga mulai berbaikan bersama lagi. Mereka bisa tertawa, rileks, dan sangat menikmati satu sama lain. Sehingga membuat mereka jatuh cinta satu sama lain lagi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=lVQzJxbhuAg&ab_channel=JawaPos

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
