
Orang tua harus bijak memperhatikan anak menggunakan gadget di tahun teknologi.
JawaPos.com - Teknologi memang telah menguasai dunia beberapa tahun belakangan ini. Tak heran kehidupan sudah sangat terhubung dengan teknologi, yaitu internet dan gadget.
Menurut Jenie Kumala Dewi, ahli fengsui, itu terjadi karena unsur logam secara berturut-turut dari tahun ke tahun sedang memiliki keseimbangan.
"Kalau saya lihat lagi di tahun 2015 - 2023 unsur logam masih lumayan seimbang. Memang teknologi dari tahun 2015 tahun kambing, tahun menanam. Di situ, ada tahun tanah, logam, kayu, jadi hoki untuk si logam itu muncul. Nah dari logam itu cukup panjang," kata Jenie Kumala Dewi yang ditemui di acara peluncuran buku Rahasia Parenting ala Shio, di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).
Unsur logam inilah yang memang berkaitan dengan teknologi, sehingga bisnis e-commerce akan berpeluang bagus ke depannya. Tak heran, jika generasi millenial dari pelajar hingga yang sudah bekerja sangat menguasai hal-hal yang berhubungan dengan gadget.
Tapi, lanjutnya, ada hal yang perlu diperhatikan bagi orang tua dalam membimbing anak-anaknya yang masih kecil sudah berkenalan dengan teknologi seperti ini. Terutama, bagi shio kelinci dan kambing yang dikatakan menurut ahli fengsui akan berbahaya jika bertemu dengan banyak teknologi.
Sementara itu, menurut psikolog Anna Surti Ariani, jika menguasai gadget, seperti bermain game terlalu berlebihan akan memiliki banyak kerugian bagi anak.
"Jika berlebih akan banyak kerugian, koordinasi motorik halus belum berkembang, mengalami kesulitan di sekolah misal menulis, catatan jawaban. Akan muncul masalah lain, jadi menghindar menolak masuk sekolah," kata Anna Surti Ariani, ketika ditemui di acara yang sama.
Oleh karena itu, sebagai orang tua kuncinya adalah bijak memperhatikan anak yang bermain gadget. Sebab, anak tidak perlu disterilkan dari teknologi, seperti jangan sama sekali tidak menonton televisi karena bagaimanapun anak harus melihat realita kehidupan.
Melainkan, orang tua harus bijak, seperti mengatur kapan gadget bisa digunakan, berapa lama, memainkan apa. Sehingga, anak juga tetap memiliki manfaat optimal dari teknologi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
