Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Januari 2019 | 18.00 WIB

Benarkah MSG Bisa Bikin Migrain dan Bodoh, Mitos atau Fakta?

Ilustrasi seseorang mengalami sakit kepala atau migrain - Image

Ilustrasi seseorang mengalami sakit kepala atau migrain

JawaPos.com - Penggunaan Monosodium Glutamat (MSG) atau Vetsin, Mecin, Micin, seringkali dianggap negatif. Julukan generaai mecin seringkali dianggap bisa membuat bodoh, kanker otak, penyebab hipertensi, membuat sakit kepala atau migrain, dan lain lain. Sebetulnya, benarkah efek konsumsi MSG sebegitu seram? Mitos atau fakta?


Menurut para pakar gizi, Asam Glutamat yang merupakan salah satu unsur pokok di dalam MSG, juga diproduksi secara alami dalam tubuh kita. Pakar Gizi Marudut Sitompul menjelaskan unsur-unsur pembentuk MSG. Sesuai dengan namanya ‘Monosodium Glutamat’ terdiri dari mineral / sodium (Na), asam amino glutamat, dan air. Tiga unsur tersebut sebenarnya merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Marudut menjelaskan MSG itu mengandung asam amino Glutamat. Glutamat merupakan salah satu unsur penyusun protein.


"Glutamat itu penting untuk otak kita, Glutamat tidak hanya sebagai neurotransmitter, tetapi juga mengangkut amonia pada otak”, ujar Marudut dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Senin (7/1).


Selain itu, sekitar 20 persen dari bobot tubuh kita adalah protein. "Nah glutamat kan penyusun protein, dan glutamat itu paling banyak terdapat di otak dan otot”, paparnya.


Maka jika Monosodium Glutamat/MSG disebut dapat menyebabkan kerusakan otak atau menjadi bodoh adalah tidak benar. Kemudian, terkait isu MSG membuat sakit kepala juga dapat disanggah melalui jurnal ilmiah yang ditulis oleh Obayashi Y dan Nagamura Y, melalui The Journal of Headache and Pain (2016).


"Jadi tidak ada hubungannya antara konsumsi MSG dengan insiden sakit kepala,” tegas Marudut.


Fakta terbaru di bulan Januari 2018, MSG telah dikeluarkan dari daftar bahan makanan yang menyebabkan sakit kepala, yang tertuang dalam jurnal 'The International Classification of Headache Disorder 3rd edition' yang di susun oleh International Headache Society (IHS).
Sementara itu, Kepala Balai Badan Pengawas Obat dan Makanan BPOM Propinsi Lampung Syamsuliani menjelaskan secara regulasi Monosodium Glutamat atau MSG diizinkan dan aman untuk dikonsumsi masyarakat sesuai dengan takaran secukupnya.


Dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait keamanan Monosodium Glutamat (MSG) atau Mecin. PT. Ajinomoto Indonesia bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Lampung pada 15 Desember 2018 menggelar Seminar di Gedung Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Lampung yang bertema: 'Pangan Lokal dan Aspek Keamanan MSG sebagai Sumber Rasa Umami'. Acara Seminar ini menghadirkan Pakar Gizi dan BPOM. Kegiatan tersebut memberikan informasi dan pemahaman tentang fakta-fakta keamanan MSG sebagai sumber rasa Umami.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore