
Ilustrasi. Ada lima langkah yang harud diketahui sebelum tanam benang.
JawaPos.com - Untuk membuat kulit wajah terlihat lebih kencang bisa dilakukan dengan perawatan estetik tanam benang atau thread lift. Tak seperti operasi, thread lift dilakukan dengan memasukan benang-benang halus ke dalam jaringan kulit wajah.
Dijelaskan spesialis bedah plastik Rekonstruksi Estetik, dr. Irene Sakura, tindakan tanam benang merupakan metode kecantikan non-operasi yang dapat merangsang kolagen dalam tubuh sehingga mencerahkan kulit. Menurutnya, ada beberapa hal penting yang harus dicermati bagi siapapun yang ingin mengambil tindakan tanam benang. Penasaran? Simak lima hal yang perlu diperhatikan sebelum dan usai tanam benang.
1. Konsultasi dengan Dokter Spesialis
Hal pertama yang wajib dilakukan adalah memilih dokter spesialis atau tenaga medis yang kompeten. Dijelaskan dr. Irene bahwa tindakan tanam benang untuk kecantikan hanya bisa dilakukan oleh dokter bersertifikat yang ahli di bidangnya.
"Ketahui tentang dokter spesialis, mulai dari tulisan yang pernah dibuatnya, seringkah dia bicara di masyarakat, tempat praktiknya jelas. Kalo ada papan IDI, pasti sudah terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia," ujar wakil ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia (PERAPI) di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (30/8).
Setelah itu, lanjutnya pasien dianjurkan untuk konsultasi mengenai permasalahan kulitnya. Secara anatomi prosedur tanam benang hanya dapat dilakukan untuk tujuan mengencangkan kulit yang kendur pada bagian wajah dan leher.
2. Ketahui Jenis Benang
Sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan thread lift, ada baiknya untuk mengetahui jenis benang yang akan dipakai. Menurut dr. Lilik Norawati, selaku Spesialis Kulit dan Kelamin, terdapat dua benang yang ada di pasaran, yakni yang bisa diserap dan tidak diserap.
"Jadi akan lebih aman apabila kita pilih benang yang bisa diserap tubuh," tegas dokter dari Kelompok Studi Dermatologi Kosmetik Indonesia (KSDKI).
Menurutnya benang yang digunakan untuk tindakan thread lift pada dasarnya mirip dengan benang jahit yang biasa dipakai untuk operasil luka. Hanya saja ditambah zat khusus untuk menambah elastisitas.
"Jadi kalo dibelokin gampang belok. Benang biasa ngga bisa. Resikonya adalah dengan bertambahnya usia, benang tersebut justru kelihatan," tambahnya.
Adapun ukuran benang yang bisa digunakan maksimal harus memiliki panjang 12 hingga 20 cm. Panjang tersebut sudah tergolong ideal pasalnya wajah perlu diberi tempat untuk bernafas.
3. Sehat Fisik
Sebelum mengambil tindakan tanam benang, pastikan kulit dalam keadaan sehat, tidak memiliki kelainan pendarahan, dan tidak sedang menderita penyakit tertentu.
"Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah kulit harus dalam keadaan sehat, tidak ada infeksi, tidak sedang menderita penyakit, dan tidak ada kelainan pendarahan," ungkap dr. Lilik.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
