Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 April 2018 | 01.45 WIB

Jangan Terkecoh! Begini Cara Bedakan Batik Tulis dan Print

Parade Batik Nusantara tahun 2017, yang digelar di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. - Image

Parade Batik Nusantara tahun 2017, yang digelar di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat.

JawaPos.com - Teknik batik sudah menjadi warisan budaya yang diakui oleh organisasi dunia, UNESCO. Kain batik terdiri dari batik tulis, batik cap hingga batik cetakan (print). Sayangnya, masyarakat masih belum bisa membedakan mana batik tulis dan print.


Batik kini semakin menggema di dunia fesyen. Para desainer muda semangat menggunakan batik sebagai unsur detail dalam setiap koleksinya. Makanya, tidak heran jika pasar busana batik semakin besar. Tapi, hal tersebut juga beriringan dengan banyaknya kemunculan batik print. Dengan motif dan warna yang cantik, batik-batik print ini kerap mengecoh para pembeli.


Oleh karena itu, Asossiation of Expert and Producers of Indonesia Handicraft (ASEPHI) memperkenalkan stiker hologram batik asli yang dipakai oleh pedagang perajin batik peserta Inacraft dari Pekalongan sebagai proyek percontohan. Ketua Umum Badan Pengurus Cabang ASEPHI Pekalongan, Rommy Oktabirawa, mengatakan hologram batik ini merupakan sebuah penanda untuk melindungi batik tulis, cap atau kombinasi tulis cap khususnya kepada konsumen, agar menjadi konsumen cerdas.


"Hologram batik asli bergaransi ASEPHI upaya menggaransi keaslian batik yang dibeli konsumen sebagai bentuk kepedulian ASEPHI, dalam rangka memberikan edukasi kepada khalayak. Bahwa yang dimaksud dengan batik adalah proses, bukan dinilai dari motif," terang Rommy dalam keterangan tertulis, Jumat (27/4).


Hologram batik Asli ini, bisa dibilang sama seperti yang ada pada uang kertas. Dengan demikian nantinya sebelum membeli kain batik, masyarakat bisa melihat stiker tersebut sebagai tanda.


Penggunaan hologram ini tidak hanya membantu para konsumen. Akan tetapi, hal tersebut juga melindungi karya-karya produsen.


"Misalnya saja ketika batik diekspor ke luar negeri dan ternyata diakui oleh negara lain. Maka, bisa dicek dari hologram itu," ujar Rommy.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore