Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Januari 2020 | 23.45 WIB

Indahnya Dekorasi Imlek dengan Tema China Peranakan

Contoh dekorasi perayaan Imlek dengan tema China Peranakan yang vintage. (Istimewa) - Image

Contoh dekorasi perayaan Imlek dengan tema China Peranakan yang vintage. (Istimewa)

JawaPos.com - Tahun Baru Tionghoa atau dikenal dengan Imlek ditandai dengan berbagai perayaan khas tradisional Tionghoa. Mulai dari perayaan barongsai, tradisi pemberian angpao, hingga kumpul makan malam bersama keluarga. Karena itu, setiap keluarga sudah mulai menghias rumahnya atau mulai membeli perlengkapan kebutuhan Imlek dari perabotan hingga busana.

Jika kamu bingung dengan tema Imlek tahun ini, dekorasi China Peranakan tampaknya bisa menjadi solusi. China Peranakan adalah mereka yang merupakan keturunan masyarakat Tionghoa yang sudah berbaur dengan masyarakat Melayu sejak lama seperti Indonesia. Mereka juga sudah menguasai bahasa daerah setempat umumnya sangat otentik dan orisinil.

"Masyarakat Tionghoa jadi bagian dari masyarakat Indonesia. Maka temanya kami ambil tahun ini adalah China Peranakan, karena sudah berbaur di tengah masyarakat," kata Regional Marketing Communications Manager Lippo Malls Indonesia Afriany kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Salah satu contohnya sebuah dekorasi di Lippo Mall Puri menampilkan dekorasi China Peranakan. Semuanya dihiasi dengan berbagai ornamen tradisional. Sangat cocok bagi masyarakat yang ingin menghias rumahnya dengan gaya vintage tahun 70-80an.

"Kami mengambil tema unik tiap acara, sebab era Instagram umummya membuat pengunjung suka mengambil foto. Dan kami memperkenalkan rumah China Peranakan tuh seperti apa sih dekorasinya," jelas Afriany.

Photo

Contoh dekorasi perayaan Imlek dengan tema China Peranakan yang vintage. (Istimewa)

Salah satu ciri-ciri Imlek tentu didominasi dengan warna merah. Kali ini agar lebih modern dan manis ditambah dengan unsur warna turqouis. Berbagai sudut seperti perabotan pun sangat antik dan unik.

"Kami ingin memperkenalkan pada anak-anak dan generasi penerus yang belum tahu apa sih China Peranakan dan bagaimana ciri khasnya," ungkapnya.

Misalnya, kursi-kursi perabotan sengaja dibuat kesan vintage zaman dulu, sangat tradisional. Atapnya dibuat sangat khas bergaya Tionghoa begitu juga perabotan lainnya.

"Setiap tahun temanya beda. Sebelumnya tahun babi pun kami bikin dengan taman berbentuk babi. Begitu juga saat tahun anjing," jelasnya.

Menurut Afriany, ada 5 hal yang bakal diborong masyarakat di mal saat menyambut Imlek. Salah satunya tentunya adalah perabotan rumah tangga. Setiap Imlek masyarakat sengaja bersih-bersih rumah untuk tampil lebih beda.

"Ada 5 hal yang paling laris dibeli saat Imlek. Fashion, perlengkapan rumah tangga, kuliner, supermarket, hingga kosmetik," ujarnya.

Dekorasu juga ditambah dengan keindahan Festival Musim Semi dengan warna merah dan deretan bunga mei hwa yang mendominasi dekorasi. Melalui program ‘The Great Lunar New Year’, ada berbagai kegiatan Imlek lainnya seperti Barongsai, Liong performance, Mini Chinese operet, Chinese New Year Art Show, Chinese Acrobatic Show, Chinese Mask performance, Chinese Traditional Music performance, dan kegiatan menarik lainnya.

"Ini membuktikan bahwa keberagaman yang memperkaya budaya yang dimiliki bangsa Indonesia. Oleh sebab itu perayaan Tahun Baru Imlek menjadi salah satu festival budaya yang ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia," tutup Corporate PR dan Reputation Management Lippo Malls Indonesia, Nidia N. Ichsan.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore