
PISAHKAN ON-SCREEN DAN OFF-SCREEN: Dua perempuan sedang menonton lewat gadget dan membahas pasangan tokoh idolanya yang dinilai punya chemistry kuat. (ILUSTRASI DIPERAGAKAN MODEL - ALFIAN RIZAL/JAWA POS)
’’Sweet banget mereka berdua di film, cocok nih kalau jadian beneran’’.
Hanyut dalam peran yang dimainkan idolanya sampai-sampai merasa ’’berhak” menjodohkan mereka. Terus kecewa, bahkan marah kalau harapannya nggak terwujud. Banyak di antara para shipper itu yang kelewat batas. Gimana mengontrol diri supaya tidak menjadi shipper yang halu?
MENGAGUMI akting atau karakter yang diperankan aktor dan aktris favorit tentu hal yang lumrah. Atau ketika ada dua penyanyi yang berduet membawakan lagu dengan chemistry yang kuat. Hal manis yang mereka tampilkan itu tak jarang bikin penonton senyum-senyum sendiri. Lantas berpikir, betapa manisnya kalau mereka berpasangan di dunia nyata.
Fenomena shipping tersebut jika diamati ada sejak lama. Namun, makin ’’menggila” di era media sosial. Sebab, para penggemar itu dengan leluasa meluapkan isi hati mereka di unggahan atau kolom komentar yang lalu didukung barisan netizen lain yang punya pendapat sama.
Kenapa bisa terjadi?
Rendahnya kemampuan untuk berpikir kritis dan etis. Yang saya amati, mayoritas generasi Z (meski tentu tidak semuanya) kehilangan pola asuh, aturan, dan kesadaran etika. Dalam case ini, mereka tidak bisa membedakan apa yang tersaji on-screen dengan kehidupan nyata (off-screen). Itulah yang membuat mereka (para shipper kebablasan) bisa dengan mudahnya menulis hate comment untuk orang yang dianggap tidak cocok menjadi pasangan idolanya. Bahkan, ada yang meminta aktor idolanya menceraikan istrinya dan menikahi pasangannya di sinetron. Ini kan nggak masuk akal.
Idealnya bagaimana?
Sadari dan pisahkan antara role atau peran dengan kehidupan nyata. ’’Saya mengagumi karyanya, personanya’’. Misalnya, ’’Chemistry mereka di sinetron itu sangat kuat’’. Cukup, berhenti di situ.
• Respek
Berinteraksi dan berkomunikasi, termasuk di dalamnya mengungkapkan pendapat serta menulis komentar, harus dengan respek yang tinggi. Ada batasan-batasan yang harus dijaga. Ketika sudah masuk ke private area, itu tidak etis.
Kalau memang kedua idola yang jadi target shipper itu ternyata kemudian menjalin relasi romantis di kehidupan nyata, ataupun tidak, harus disikapi dengan penuh respek. Tetap support karya-karyanya. Ada case berikut: Di film pertama, si A dan si B dinilai cocok banget. Lalu, si A main film kedua dengan dipasangkan si C. Shipper A dan B langsung menyerang C bertubi-tubi di medsos. Sampai muncul war comment dari dua kubu shipper.
• Verifikasi
Jangan mudah terbawa arus. Keaktifan menggunakan media sosial haruslah dibarengi dengan literasi digital yang baik. Hindari lingkungan toksik, konten toksik, dan orang-orang yang toksik. Kemampuan berpikir secara kritis dan etis akan menghasilkan pengendalian diri. Mampu mengontrol pikiran, apa yang diutarakan, dan apa yang dituliskan.
• Empati
Idola kita juga manusia. Pikirkan perasaannya ketika ranah privasinya diusik. Relasi dengan pasangan aslinya ataupun dengan lawan mainnya bisa saja terganggu. Ada juga yang tergila-gila atau menginginkan hubungan romantis, tapi tak kesampaian, lalu mencari pengalihan dengan ’’mengatur’’ romansa idolanya. Jangan halu, deh. Dukung dan nikmati saja karya-karyanya. (*)

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
