
Konsumen sedang melihat kain batik di slah satu stan pameran batik 2019 di surabaya. frizal/jawapos
JawaPos.com - Batik yang tertuang dalam kain maupun pakaian memang mudah ditemui di pasaran saat ini. Namun, jika tak jeli, Anda bisa saja salah memilih kain atau busana batik. Alih-alih mencari yang asli, justru salah memilih kain tekstil bercotak batik yang di-print.
Yup, batik print biasanya diproduksi dalam jumlah besar dengan menggunakan teknologi mesin. Sehingga harganya bisa lebih murah. Sebab prosesnya pun mudah.
Lain halnya dengan batik asli alias tulis atau cap maupun kombinasi keduanya. Untuk membuat sehelai kain batik biasanya diperlukan ketelitian sang pengrajin dan waktu yang lama. Motifnya pun tidak pasaran.
Lantas, bagaimana membedakan batik asli dengan print buatan pabrik?

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
