
Ketika mencukur, usahakan gunakan krim pelembab, sabun, atau baby oil agar tak sakit.
JawaPos.com - Bulu-bulu yang tumbuh di beberapa bagian, seperti kaki dan tangan terkadang membuat perempuan kurang percaya diri. Untuk menyempurnakan penampilan, tak jarang mencukur bulu kaki pun dilakukan. Namun jika tak paham, mencukur bisa jadi proses yang sangat menyakitkan khususnya untuk kulit sensitif.
Dilansir dari Boldsky, Rabu (27/6), kulit sensitif harus ditangani dengan sangat hati-hati. Salah penggunaan alat atau produk pencukur dapat berisiko luka dan iritasi. Bisanya keluhan umum setelah bercukur adalah terjadinya benjolan, ruam, dan reaksi alergi, serta kulit gatal. Untuk itu, ada lima langkah mencukur alami yang aman untuk kulit sensitif.
1. Bersihkan Kulit Tiga Kali Sehari
Kulit sensitif perlu lebih perawatan karena lebih rentan luka dan infeksi bahkan dengan kesalahan kecil. Kulit sensitif dapat dengan mudah terkena debu dan kotoran saat bepergian keluar rumah sehingga membuat menyebabkan ruam dan luka di kulit.
Karena itu, penting untuk membersihkan kulit sensitif Anda setidaknya tiga kali sehari. Gunakan pembersih alami atau tisu pembersih dengan kandungan alami, daripada kosmetik yang dapat mengiritasi kulit Anda.
2. Gunakan Lotion atau Pelembap
Kulit sensitif biasanya kering dan tidak cukup terhidrasi. Kulit kering dan gatal dapat membuat proses mencukur terasa menyakitkan. Kulit sensitif juga membutuhkan keseimbangan pH agar tetap halus dan terawat. Oleh karena itu, untuk mencegah iritasi kulit dan reaksi alergi usai mencukur sangat penting dilakukan untuk melembapkan kulit Anda. Pertimbangkan untuk mengoleskan pelembap atau lotion dua kali sehari, satu kali setelah mandi dan satu kali sebelum tidur.
3. Bilas sebelum Mencukur
Umumnya kulit sensitif akan kering, yang menjadi penyebab utama infeksi dan masalah kulit lainnya. Jadi sebelum mencukur, bilas kulit dengan air selama 5 menit untuk membuat permukaan kulit lebih lembap dan bersih. Bulu di sekitar tangan dan kaki sulit untuk dicukur, sehingga membuat pisau cukur Anda tumpul. Jadi, usahakan untuk membilasnya sebelum dicukur.
4. Gunakan Baby Oil
Untuk mencegah benjolan dan masalah kulit lainnya, oleskan sedikit minyak bayi atau minyak esensial atau bahan alami seperti shea butter, atau krim cukur buatan sendiri sebelum mencukur. Ini akan membantu dalam mencukur halus dan juga dapat menjaga kulit tetap lembut.
5. Gunakan Alat Cukur Higienis
Kebersihan adalah aspek penting untuk dipertimbangkan dalam mencegah alergi dan infeksi kulit, terutama untuk jenis kulit sensitif. Untuk mencegah kuman dan reaksi lain pada kulit sensitif, Anda harus menjaga pisau cukur tetap bersih.
Pastikan Anda tidak menggunakan pisau yang sama setelah 3 atau 4 kali penggunaan karena mata pisau telah menumpu. Alat cukur yang sudah tidak tajam dapat membuat kulit menjadi kasar, berisiko luka, dan berdarah. Pastikan untuk merrendam pisau cukur Anda dengan air panas dan bersihkan bulu yang tersumbat pada pisau cukur. Jangan lupa cuci pisau Anda dengan pembersih yang efektif.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
