Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Oktober 2025 | 21.33 WIB

4 Efek Buruk Mendengarkan Musik dengan Volume Tinggi

Menurut WHO, sekitar 1,1 miliar anak muda di seluruh dunia berisiko mengalami gangguan pendengaran akibat praktik mendengarkan yang tidak aman, terutama melalui perangkat audio pribadi. 

  1. Earbud dan Headphone

Risiko kerusakan pendengaran meningkat secara signifikan saat menggunakan headphone atau earbud.

Tidak seperti speaker biasa yang menyebarkan suara ke lingkungan sekitar, perangkat in-ear menyalurkan suara langsung ke liang telinga sehingga meningkatkan potensi bahaya.

  1. Tinnitus

Salah satu tanda awal kerusakan pendengaran akibat musik keras adalah tinnitus, yaitu suara berdenging, berdengung, atau mendesis yang terus-menerus di telinga.

Tinnitus terjadi akibat kerusakan sel-sel rambut di telinga bagian dalam dan dapat muncul bahkan setelah terpapar musik bervolume tinggi dalam waktu singkat. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore