Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 16.01 WIB

8 Dampak Buruk Keseringan Kerja Lembur yang Jarang Diketahui dan Bisa Mengancam Kesehatan Tubuh Serta Mental

Ilustrasi kerja lembur. - Image

Ilustrasi kerja lembur.

JawaPos.com - Pekerjaan yang menumpuk membuat seseorang harus lembur di kantor demi mengejar target. Berdasarkan informasi dari hellosehat.com, Undang-Undang No. 35 Tahun 2021 tentang Ketenagakerjaan menetapkan bahwa jam kerja ideal adalah 40 jam per minggu.

Akan tetapi, faktanya masih banyak orang yang memilih bekerja melebihi ketentuan tersebut. Beberapa alasan yang sering muncul antara lain karena tenggat waktu pekerjaan semakin dekat, ada tugas yang tertunda, hingga keinginan untuk menambah penghasilan.

Kerja lembur sesekali memang tidak masalah. Akan tetapi, kebiasaan lembur berlebihan bisa berdampak buruk terhadap kesehatan fisik maupun mental dalam jangka panjang.

Baca Juga: Anak Muda Kini Ogah Kerja Lembur, Tanda Malas atau Generasi Lebih Melek Kesehatan Mental?

Mengacu pada informasi dari um-surabaya.ac.id, pekerja yang terbiasa bekerja lebih dari 40–90 jam per minggu memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi dan kecemasan, baik pada laki-laki maupun perempuan. Kondisi ini menunjukkan bahwa lembur yang terlalu sering tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga memengaruhi kesehatan mental.

Kira-kira, apa saja dampak buruk lainnya keseringan kerja lembur yang perlu diketahui? Berikut ini penjelasannya.

1. Risiko Serangan Jantung Meningkat
Bekerja melebihi waktu standar yang normal, yaitu sekitar 7–8 jam per hari, terbukti meningkatkan risiko serangan jantung. Menurut penelitian, lembur berlebihan bisa menambah kemungkinan terkena penyakit jantung hingga 67 persen karena tubuh mengalami tekanan fisik dan psikis yang berat.

2. Kehilangan Semangat dan Motivasi Kerja
Kerja lembur yang terlalu sering dapat membuat seseorang kehilangan semangat untuk berkembang. Kondisi ini berisiko membuat karier terhambat, bahkan menurunkan keinginan untuk belajar hal-hal baru di dunia kerja.

Baca Juga: Tak Harus Kerja Lembur: 9 Tanggal Lahir Ini Sudah Ditakdirkan Kaya Raya Sejak Lahir

3. Kerusakan Otak dan Risiko Dementia
Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang sering lembur dalam jangka panjang lebih rentan mengalami penurunan fungsi otak. Selain itu, risiko terkena dementia juga meningkat karena otak tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan diri.

4. Gangguan Tidur yang Berujung Penyakit Kronis
Keseringan lembur biasanya membuat jam tidur berkurang. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kebugaran fisik dan mental. Kurang tidur bisa memicu stres berlebihan serta meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2 hingga penyakit jantung.

5. Stres dan Depresi Berkepanjangan
Beban kerja yang terus menumpuk ditambah jam lembur yang panjang dapat memicu stres berat. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berkembang menjadi depresi yang memengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup seseorang.

6. Kanker
Stres fisik dan psikologis akibat kerja lembur juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker usus besar dan kanker payudara. Kondisi tubuh yang kelelahan membuat sistem kekebalan menurun, sehingga lebih rentan terhadap penyakit serius.

7. Gangguan Penglihatan
Lembur yang mengharuskan pekerja menatap layar komputer dalam waktu lama bisa menyebabkan gangguan pada mata. Beberapa di antaranya adalah mata lelah, mata kering, hingga rabun. Jika dibiarkan, masalah ini bisa semakin parah dan mengganggu produktivitas kerja.

8. Sulit Fokus dan Konsentrasi
Kurangnya waktu istirahat akibat kerja lembur dapat mengganggu fungsi otak. Alhasil, seseorang menjadi sulit fokus, kurang konsentrasi, bahkan mudah melakukan kesalahan dalam pekerjaan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore