Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 23.39 WIB

Kenali 3 Bahan Berbahaya Ini dalam Produk Perawatan Kulit agar Tidak Sebabkan Iritasi dan Jerawat

Ilustrasi memilih produk perawatan kulit.(Freepik) - Image

Ilustrasi memilih produk perawatan kulit.(Freepik)

JawaPos.com – Menghindari bahan tertentu dalam produk perawatan kulit penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah efek negatif jangka panjang.

Paraben adalah zat pengawet sintetis yang digunakan dalam kosmetik dan perawatan tubuh untuk memperpanjang masa simpan produk.

Mengetahui bahan yang sebaiknya tidak digunakan dalam perawatan kulit dapat membantu mencegah iritasi dan menjaga keseimbangan alami kulit.

Berikut kenali 3 bahan berbahaya ini dalam produk perawatan kulit agar tidak sebabkan iritasi dan jerawat dilansir dari laman Cardonskin, Senin (21/4):

1. Paraben Sebabkan Gangguan Hormon

Paraben berfungsi sebagai pengawet agar produk tahan lama di rak penyimpanan. Setelah terserap ke dalam tubuh, paraben dapat mengganggu sistem hormon dan dikaitkan dengan risiko pertumbuhan tumor.

Zat ini dapat dikenali melalui nama bahan yang diakhiri dengan “-paraben”, seperti propylparaben atau butylparaben. Penggunaan rutin produk berbahan ini sebaiknya dihindari untuk melindungi struktur biologis kulit.

2. Sulfat Hilangkan Minyak Alami Kulit

Sulfat kerap ditemukan dalam produk pembersih seperti sabun dan sampo karena kemampuannya menghasilkan busa melimpah. Bahan ini bekerja terlalu kuat sehingga ikut menghapus minyak alami yang diperlukan kulit.

Akibatnya, kulit menjadi kering, kemerahan, dan mudah iritasi atau berjerawat. Nama bahan seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES) menandakan keberadaan sulfat.

3. Silikon Picu Pori Tersumbat

Silikon sering digunakan untuk memberikan efek lembut dan menahan air dalam produk tabir surya atau pelembab. Sayangnya, bahan ini bersifat komedogenik, artinya dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat.

Silikon juga menghambat penyerapan bahan aktif yang bermanfaat bagi kulit. Senyawa ini umumnya dapat dikenali dari sufiks -cones, -siloxanes, -silanes, dan -conols.

4. Produksi Massal Tekan Kualitas Bahan

Produk yang dijual dengan harga murah sering kali diproduksi dalam jumlah besar menggunakan bahan sintetis yang tidak ramah kulit. Tujuan utamanya untuk menekan biaya dan memperpanjang masa simpan, bukan memberi manfaat optimal bagi pengguna.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore