Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Maret 2025 | 00.54 WIB

Orang yang Cepat Membalas Pesan Cenderung Lebih Berempati, Menurut Studi

Ilustrasi: Orang yang suka cepat membalas pesan. (pressfoto-freepik) - Image

Ilustrasi: Orang yang suka cepat membalas pesan. (pressfoto-freepik)

JawaPos.com - Di era digital, kebiasaan berkirim pesan menjadi bagian penting dari komunikasi sehari-hari. Beberapa orang selalu membalas pesan dengan cepat, sementara yang lain cenderung menunda respons. 

Sebuah penelitian terbaru yang dikutip dari DMNews, Selasa (25/3) menunjukkan bahwa kecepatan dalam membalas pesan ternyata bisa mencerminkan tingkat empati seseorang.

Hubungan Antara Kecepatan Membalas dan Empati

Menurut psikolog, orang yang merespons pesan dengan cepat umumnya lebih peka terhadap perasaan orang lain. Mereka memahami bahwa menunggu balasan bisa membuat seseorang cemas atau merasa diabaikan.

Dengan segera merespons, mereka menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap lawan bicara.

Sebaliknya, orang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membalas tidak selalu berarti kurang peduli.

Beberapa dari mereka mungkin sedang sibuk, merasa kewalahan dengan komunikasi digital, atau ingin memberikan jawaban yang lebih dipikirkan dengan baik.

Penelitian Menunjukkan Pola yang Menarik

Sebuah studi yang dilakukan oleh pakar komunikasi digital menemukan bahwa individu dengan tingkat empati tinggi lebih mungkin untuk segera menanggapi pesan. Mereka cenderung memperhatikan kebutuhan orang lain dan ingin menjaga hubungan sosial dengan baik.

Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kebiasaan membalas pesan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepribadian, kesibukan, dan preferensi individu dalam berkomunikasi.

Tidak Ada Aturan Pasti dalam Komunikasi Digital

Meskipun ada korelasi antara kecepatan membalas pesan dan tingkat empati, bukan berarti seseorang yang lambat merespons tidak peduli.

Banyak orang yang menunjukkan empati dengan cara lain, seperti memberikan balasan yang lebih panjang dan penuh perhatian, meskipun membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons.

Selain itu, tekanan sosial untuk selalu membalas dengan cepat bisa membuat seseorang merasa terpaksa, sehingga komunikasi menjadi kurang autentik.

Oleh karena itu, memahami perbedaan kebiasaan dalam berkirim pesan bisa membantu menghindari kesalahpahaman dan menjaga hubungan tetap sehat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore