
Ilustrasi: Orang yang suka cepat membalas pesan. (pressfoto-freepik)
JawaPos.com - Di era digital, kebiasaan berkirim pesan menjadi bagian penting dari komunikasi sehari-hari. Beberapa orang selalu membalas pesan dengan cepat, sementara yang lain cenderung menunda respons.
Sebuah penelitian terbaru yang dikutip dari DMNews, Selasa (25/3) menunjukkan bahwa kecepatan dalam membalas pesan ternyata bisa mencerminkan tingkat empati seseorang.
Hubungan Antara Kecepatan Membalas dan Empati
Menurut psikolog, orang yang merespons pesan dengan cepat umumnya lebih peka terhadap perasaan orang lain. Mereka memahami bahwa menunggu balasan bisa membuat seseorang cemas atau merasa diabaikan.
Dengan segera merespons, mereka menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap lawan bicara.
Sebaliknya, orang yang membutuhkan waktu lebih lama untuk membalas tidak selalu berarti kurang peduli.
Beberapa dari mereka mungkin sedang sibuk, merasa kewalahan dengan komunikasi digital, atau ingin memberikan jawaban yang lebih dipikirkan dengan baik.
Penelitian Menunjukkan Pola yang Menarik
Sebuah studi yang dilakukan oleh pakar komunikasi digital menemukan bahwa individu dengan tingkat empati tinggi lebih mungkin untuk segera menanggapi pesan. Mereka cenderung memperhatikan kebutuhan orang lain dan ingin menjaga hubungan sosial dengan baik.
Namun, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kebiasaan membalas pesan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kepribadian, kesibukan, dan preferensi individu dalam berkomunikasi.
Tidak Ada Aturan Pasti dalam Komunikasi Digital
Meskipun ada korelasi antara kecepatan membalas pesan dan tingkat empati, bukan berarti seseorang yang lambat merespons tidak peduli.
Banyak orang yang menunjukkan empati dengan cara lain, seperti memberikan balasan yang lebih panjang dan penuh perhatian, meskipun membutuhkan waktu lebih lama untuk merespons.
Selain itu, tekanan sosial untuk selalu membalas dengan cepat bisa membuat seseorang merasa terpaksa, sehingga komunikasi menjadi kurang autentik.
Oleh karena itu, memahami perbedaan kebiasaan dalam berkirim pesan bisa membantu menghindari kesalahpahaman dan menjaga hubungan tetap sehat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
