
Ilustrasi 6 tips komunikasi yang efektif dengan anak (freepik)
JawaPos.com - Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangat penting untuk membangun hubungan yang harmonis. Anak yang merasa didengar akan lebih terbuka dalam menyampaikan perasaan dan pikirannya.
Namun, tidak semua komunikasi berjalan efektif, karena terkadang anak justru enggan mendengarkan atau memberikan respons yang baik. Dikutip melalui laman Parenting Education, Senin (24/2), komunikasi adalah proses penyampaian informasi dari satu orang ke orang lain.
Selain itu, komunikasi juga dapat bersifat verbal, seperti berbicara langsung, atau non-verbal, seperti ekspresi wajah yang menunjukkan emosi tertentu. Karena komunikasi bisa bersifat positif atau negatif, efektif atau tidak untuk itu, dilansir melalui laman Raising Children, berikut 6 tips yang bisa dilakukan agar anak mau mendengarkan dan merespons dengan baik.
1. Luangkan Waktu untuk Berbicara dan Mendengarkan
Meluangkan waktu khusus untuk berbicara dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dengan anak. Anak akan merasa dihargai ketika kamu menyediakan momen khusus untuk mendengarkan cerita atau keluh kesah mereka.
Waktu makan bersama bisa menjadi kesempatan emas untuk membangun komunikasi yang baik. Dalam suasana santai, anak lebih mudah mengungkapkan perasaan dan pikiran mereka.
Percakapan yang rutin akan membuat anak terbiasa untuk terbuka kepada orang tua. Semakin sering berkomunikasi, semakin mudah bagi mereka untuk mengungkapkan apa yang ada di dalam hati.
Mendengarkan dengan penuh perhatian juga menunjukkan bahwa komunikasi yang terjadi bukan sekadar formalitas. Anak akan lebih nyaman untuk berbicara jika mereka merasa pendapatnya benar-benar didengar.
Meluangkan waktu setiap hari untuk berbicara bukan hanya memperkuat ikatan emosional, tetapi juga membangun kepercayaan. Anak yang percaya pada orang tuanya akan lebih mudah memberikan respons yang baik saat diajak berdiskusi.
2. Matikan Gawai dan Perangkat Elektronik Saat Berkomunikasi
Saat berbicara dengan anak, fokus sepenuhnya pada interaksi tanpa gangguan dari ponsel atau televisi. Anak akan lebih mudah mendengarkan jika mereka merasa menjadi prioritas utama dalam percakapan.
Mematikan gawai saat berkomunikasi juga mengajarkan anak tentang pentingnya fokus dalam berbicara. Dengan begitu, mereka akan lebih menghargai setiap obrolan yang berlangsung.
Komunikasi yang terganggu oleh notifikasi atau acara televisi bisa membuat anak merasa tidak dihargai. Jika mereka melihat orang tua tidak sepenuhnya hadir dalam percakapan, mereka pun akan cenderung kurang responsif.
Menciptakan kebiasaan bebas gawai saat berbicara akan meningkatkan efektivitas komunikasi. Anak akan belajar bahwa saat berbicara, perhatian harus diberikan sepenuhnya kepada lawan bicara.
Dengan komunikasi yang lebih fokus dan tanpa gangguan, anak akan lebih mudah memahami apa yang disampaikan. Hal ini juga membangun keterampilan mendengar yang baik dalam kehidupan sehari-hari mereka.
3. Biasakan Berbicara tentang Hal Sehari-hari
Berkomunikasi tidak harus selalu tentang hal-hal besar atau penting. Membahas hal-hal kecil yang terjadi setiap hari bisa menjadi cara efektif untuk menjaga anak tetap terbuka.
Ketika anak terbiasa berbicara tentang hal sederhana, mereka akan lebih mudah mengungkapkan perasaan ketika menghadapi masalah yang lebih berat. Tips ini sangat berguna dan membangun kebiasaan komunikasi yang sehat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
