Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Februari 2025 | 00.20 WIB

4 Tanda Suami Alami Fragile Masculinity, Salah Satunya Anti Lakukan Tugas Domestik Rumah Tangga!

Ilustrasi hubungan rumah tangga dengan budaya patriarki. (Dok. Freepik/KamranAydinov)

 

 
 

JawaPos.com - Dewasa ini seorang pria dituntut untuk memiliki provider mindset atau pola pikir sebagai orang yang memiliki kewajiban untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan sebagai seorang pencari nafkah tunggal dalam keluarga.

Selain itu, konstruksi sosial di masyarakat yang mengharuskan para pria menjadi sosok  pelindung, pengayom, dan garda terdepan untuk keluarga membentuk mereka harus menjadi sosok yang kuat, mendominasi, dan tidak boleh terlihat lemah. 

Seperti yang dikutip dari laman Psychology Today pada Selasa (4/2), terkait empat tanda suami mengalami fragile masculinity yang akan kita bahas secara detail dalam artikel ini. 

Karena sebenarnya para lelaki ini adalah korban dari masyarakat patriarki yang dibentuk oleh konstruksi sosial. 

Tidak heran para lelaki ini sangat tidak diperbolehkan untuk mengekspresikan perasaannya, seperti menangis saat sedang sedih atau terluka.

Karena mereka memang diharuskan untuk menahan semua luapan emosi dan sudah ada aturan tidak tertulis yang mengharuskan seorang pria untuk berpura-pura baik-baik saja walaupun dunia mereka sebenarnya sedang berantakan.

Itulah value kehidupan yang diajarkan kepada anak laki-laki yang terus membekas sampai mereka dewasa dan memiliki istri. 

Hal ini juga yang membuat para lelaki sering mengalami fragile masculinity yang berdampak negatif pada kehidupan rumah tangga.

Berikut empat tanda yang harus diperhatikan dan diperbaiki apabila suami mengalami fragile masculinity. Simak apa saja! 

1. Melarang istri bekerja

“Sayang, kamu resign ya, dan cukup duduk manis di rumah aja sambil ngurus anak, biar aku aja yang kerja, nanti kalau kamu kerja mau taruh di mana muka aku, soalnya takut dikira orang-orang aku gak mampu kasih kamu makan sampai kamu juga harus ikut kerja buat memenuhi kebutuhan harian,” itulah contoh ucapan suami yang sedang mengalami fragile masculinity.

Mereka takut jika istri bekerja dan memiliki pendapatan yang lebih besar, maka suami tidak akan bisa mendominasi dalam keluarga dan istri akan menjadi pembangkang karena tidak mematuhi perkataan suami lagi.

2. Selalu insecure dengan pencapaian istri 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore