Kepribadian Pria Tua yang Meninggalkan Pernikahan Mereka Demi Perempuan Muda./Freepik..
JawaPos.com - Tidak dapat dipungkiri, ada sejumlah pria tua yang meninggalkan pernikahan mereka demi perempuan muda. Meski sering kali mengecewakan, keputusan ini tidak terjadi begitu saja.
Dalam banyak kasus, faktor psikologis memainkan peran besar dalam mendorong pria-pria ini mengambil langkah drastis tersebut.
Mari kita lihat tujuh ciri kepribadian yang biasanya melekat pada pria tua yang meninggalkan pernikahan mereka demi pasangan yang lebih muda, menurut pandangan psikologi.
Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Senin (27/1) berikut ini daftarnya!
Baca Juga: 1 Rekomendasi Lagu KPop untuk Zumba, Bikin Tambah Semangat Olahraga Kardio dan Bakar Lemak Tubuh!
Beberapa pria tua mendambakan sensasi yang pernah mereka rasakan saat muda: perasaan mendebarkan saat mengejar cinta. Keinginan untuk kembali merasakan kegembiraan ini sering kali berakar pada krisis paruh baya atau ketidakpuasan terhadap hubungan mereka saat ini.
Dalam psikologi, kondisi ini dikenal sebagai midlife crisis. Pria-pria ini mungkin merasa kehidupannya stagnan, sehingga mereka mencari pengalaman baru yang memberikan semangat dan gairah, yang sering kali mereka temukan pada perempuan muda.
Ketakutan akan penuaan adalah faktor lain yang sering memengaruhi keputusan pria untuk meninggalkan pernikahan mereka. Ketika mereka merasa vitalitas dan daya tarik mulai memudar, mereka mungkin mencari cara untuk menyangkal kenyataan ini.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Lagu Ngertenono Ati - Niken Salindry yang Ungkap 'Soyo Suwe Soyo Barbar'
Hubungan dengan perempuan muda sering kali menciptakan ilusi bahwa mereka tetap muda dan relevan. Dalam pandangan psikologi, ini merupakan mekanisme pelarian dari kecemasan eksistensial tentang bertambahnya usia.
Alih-alih menghadapi kenyataan, mereka lebih memilih membenamkan diri dalam hubungan yang memberikan rasa "muda kembali."
Pria tua yang meninggalkan pernikahan mereka sering kali memiliki kebutuhan mendalam untuk divalidasi. Mereka mencari pengakuan atas daya tarik, maskulinitas, atau harga diri mereka.
Psikologi menunjukkan bahwa pria dengan harga diri rendah atau rasa tidak aman sering kali mencari validasi eksternal untuk mengisi kekosongan emosional mereka. Perhatian dan kekaguman dari perempuan muda menjadi sumber pembuktian bahwa mereka masih diinginkan dan dihargai, bahkan jika hal ini hanya bersifat sementara.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
