
Ilustrasi orang yang kurang kasih sayang dari ibu. (Pexels)
JawaPos.com – Cinta di masa kecil mungkin terlihat sederhana, tapi sebenarnya memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan diri seseorang di masa dewasa.
Bukan hanya tentang perasaan hangat, cinta memberikan rasa aman, penerimaan, dan pengasuhan yang dibutuhkan setiap anak untuk berkembang. Sayangnya, tidak semua anak mendapatkan cinta dan perhatian ini saat tumbuh besar.
Dampaknya adalah luka yang terbawa hingga dewasa memengaruhi cara mereka menjalani kehidupan dan membangun hubungan. Jadi, bagaimana kekurangan cinta di masa kecil memengaruhi perilaku seseorang ketika dewasa?
Dikutip dari Geediting, berikut adalah 9 perilaku umum yang sering ditemukan pada mereka yang mengalami kurangnya kasih sayang di masa kanak-kanak.
Tanpa cinta di masa kecil, hubungan dekat di masa dewasa bisa terasa seperti teka-teki yang sulit dipecahkan.
Mereka sering kesulitan mempercayai orang lain, termasuk dalam hubungan romantis, persahabatan, atau bahkan profesional. Ini bukan karena tidak ingin dekat, melainkan karena mereka tidak tahu bagaimana caranya.
Sebagian orang yang kurang cinta di masa kecil memilih menjadi sangat mandiri sebagai bentuk perlindungan diri.
Mereka enggan meminta bantuan, bahkan saat benar-benar membutuhkannya. Hiperindependensi ini sering kali menjadi tameng untuk menghindari rasa sakit akibat kekecewaan.
Sebaliknya, ada juga yang tumbuh dengan ketergantungan berlebihan pada orang lain. Mereka mencari validasi dan perhatian secara terus-menerus, karena mendambakan cinta yang tidak pernah mereka dapatkan saat kecil. Pola ini bisa membuat mereka terlihat membutuhkan, bahkan dalam hubungan yang sehat.
Tanpa lingkungan yang mendukung, banyak yang tumbuh dengan kesulitan mengenali dan mengungkapkan emosi mereka.
Beberapa memilih menekan perasaan, sementara yang lain mungkin merasa terputus dari emosi mereka sepenuhnya.
Ketakutan ditinggalkan menjadi bayang-bayang yang terus mengikuti orang yang tak mendapatkan kasih sayang cukup di masa kecil.
Mereka sering membutuhkan kepastian berulang dalam hubungan, merasa cemas ketika orang yang mereka sayangi tidak ada, atau bahkan memprediksi akhir hubungan meski tidak ada alasan nyata.
Mereka yang kurang cinta di masa kecil sering kali tanpa sadar merusak kebahagiaan mereka sendiri. Baik dalam hubungan maupun pekerjaan, mereka mungkin menciptakan konflik atau menghindari keberhasilan karena merasa tidak layak atau takut akan perubahan.
Tanpa cinta dan dukungan, banyak yang tumbuh dengan perasaan tidak cukup baik atau tidak layak. Mereka sering merasa seperti "penipu" di balik kesuksesan mereka sendiri, sulit menerima pujian, atau meremehkan pencapaian yang sudah diraih.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
