Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 22.56 WIB

Orang yang Bermuka Dua, Ramah Di Depanmu Tapi Menjelek-jelekkanmu di Belakang Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Halus ini

Ilustrasi teman bermuka dua. (Pexels) - Image

Ilustrasi teman bermuka dua. (Pexels)

JawaPos.com - Menjalin hubungan antarmanusia bisa menjadi hal yang sulit, terutama ketika berhadapan dengan orang yang selalu tersenyum di depan tetapi menjelek-jelekkan begitu kita berpaling. Ini kenyataan pahit, tetapi orang-orang seperti ini memang ada.

Mereka tidak secerdik yang kita kira. Mereka seringkali menunjukkan beberapa tanda yang dapat mengungkapkan identitas mereka.

Dilansir dari Geediting, terdapat delapan perilaku halus yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang bermuka dua.

1. Sanjungan yang berlebihan

Kita semua pernah bertemu orang yang sepertinya tidak bisa berhenti memuji dihadapan langsung. Dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah ingratiation (menjilat).

Ini adalah taktik manipulatif di mana seseorang menggunakan sanjungan atau pujian yang berlebihan untuk memenangkan hati orang lain. Orang-orang ini seringkali terlalu memuji, berusaha keras untuk membuat seseorang merasa istimewa, sembari menyembunyikan niat mereka yang sebenarnya.

Namun, inilah kendalanya. Pujian mereka sering kali tidak sesuai kenyataan. Mereka mungkin memuji seseorang untuk sesuatu yang tidak terlalu orang tersebut kuasai, atau mereka tampak tidak tulus saat melakukannya.

2. Tidak ditemukan saat masa-masa sulit

Mereka selalu ada untuk bersenang-senang, berpesta, dan makan malam. Namun, saat masa-masa sulit, mereka tiba-tiba terlalu sibuk, selalu punya alasan, atau tidak menanggapi panggilan atau pesan. Orang yang bermuka dua seringkali berteman baik di saat senang saja.

Mereka selalu tersenyum dan menyenangkan saat senang, tetapi mereka meninggalkan temannya saat keadaan sulit. Ditambah lagi, mereka mungkin menggunakan kelemahan temannya itu sebagai bahan gosip mereka dengan orang lain.

3. Menghindari kontak mata

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berbohong atau menyembunyikan sesuatu cenderung menghindari kontak mata. Kontak mata merupakan bentuk komunikasi nonverbal yang ampuh.

Kontak mata dapat menunjukkan kejujuran, kepercayaan diri, dan ketulusan. Jadi, jika seseorang terus-menerus menghindari kontak mata, itu bisa jadi pertanda bahwa mereka menyembunyikan sesuatu, seperti menjelek-jelekkanmu di belakang.

4. Cerita mereka sering berubah

Orang yang membicarakan seseorang di belakang seringkali terjebak dalam kebohongan mereka sendiri. Mereka mungkin mengatakan satu hal kepada orang tersebut, lalu menceritakan versi yang berbeda kepada orang lain untuk menggambarkan secara negatif.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore