
Ilustrasi orang positif (benzoix/freepik.com)
JawaPos.com - Kesan pertama ibarat kartu nama yang tidak terlihat. Dalam beberapa detik awal pertemuan, orang lain sudah membentuk opini tentang kita. Penelitian menunjukkan bahwa kesan pertama sangat dipengaruhi oleh penampilan dan perilaku kita.
Dalam membangun hubungan yang baik, kamu harus memberikan kesan yang hangat dan kompeten. Ingat, kesan pertama yang buruk sulit jika hendak diperbaiki.
Merangkum forbes.com, berikut ini berbagai tips dalam menciptakan kesan pertama yang positif dalam pertemuan supaya dapat membekas.
1. Analisis pakaianmu
Pakaian yang kita kenakan berfungsi sebagai cara kita berkomunikasi dengan dunia secara visual. Setiap pilihan busana, mulai dari warna hingga potongan, mengirimkan pesan tertentu kepada orang lain. Pakaian mempengaruhi kesan pertama dan cara orang memperlakukan kita.
Pakaianmu harus mencerminkan citra yang ingin ditampilkan, baik itu sebagai orang yang kompeten dan dapat diandalkan, atau sebagai sosok yang modis. Dengan demikian, busana memainkan peran penting dalam membentuk citra diri dan memperluas jaringan sosial. Memakai jasa pembelanja pribadi atau penata gaya dapat membantumu memaksimalkan pilihan busana guna mencapai tujuan sosial tersebut.
2. Lakukan peran dan komunikasi verbal
Ketika pertama kali bertemu dengan seseorang, kamu perlu berbicara dengan cara yang jelas, profesional, dan dengan kecepatan serta volume suara yang sesuai. Caramu berbicara dapat memberikan kesan pertama yang sangat besar, baik dalam situasi pribadi maupun profesional.
Dalam memberikan kesan yang tepat, cobalah berlatih dengan teman dalam skenario tertentu. Temanmu dapat memberi umpan balik tentang intonasi, artikulasi, atau kecepatan berbicara Anda. Ini membantumu meningkatkan keterampilan komunikasi dan memastikan kesan pertama yang lebih positif.
3. Evaluasi komunikasi non-verbal
Apakah kamu sering merasa bahwa jabat tanganmu terasa lemah dan tidak tegas? Komunikasi non-verbal memainkan peran yang sangat penting dalam menciptakan kesan pertama yang positif dan salah satu elemen yang sering diabaikan adalah cara kita berjabat tangan.
Jabat tangan yang terlalu lembek atau tidak tegas bisa memberikan kesan kurang percaya diri atau tidak serius. Maka dari itu, sangat penting untuk melatih komunikasi non-verbal, termasuk berjabat tangan dengan mantap dan percaya diri. Selain itu, pastikan kamu juga menjaga kontak mata yang baik saat berbicara dengan orang lain.
Kedua hal ini menunjukkan bahwa kamu menghargai lawan bicara, serta memperlihatkan rasa percaya diri dan keseriusan. Latihan ini dapat membantu menciptakan kesan pertama yang lebih baik dan mencegahmu melakukan hal-hal yang merusak citra, terutama dalam situasi profesional atau sosial penting.
4. Lihat sikapmu
Saat pertama kali bertemu seseorang, apakah dirimu meluangkan waktu untuk tersenyum meskipun kamu sedang sibuk atau memikirkan hal lain? Apakah dirimu dapat fokus sepenuhnya pada orang tersebut dan memberikan perhatian penuh tanpa gangguan?
