Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 November 2024 | 21.02 WIB

Fakta Sains: Semakin Tua, Seseorang Ternyata Cenderung Menjadi Introvert

Ilustrasi introvert (Tima Miroshnichenko/pexels.com)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa atau melihat orang yang seiring bertambahnya usia, mereka semakin tertutup dan introvert? Ya, itu benar. 

Hasil penelitian sains ternyata menunjukkan bahwa semakin bertambahnya usia, kepribadian seseorang memang cenderung menjadi introvert.
 
Hal ini bahkan terjadi kepada orang yang saat muda sebenarnya lebih tampak seperti orang ekstrovert. Mereka tak suka sendirian dan keheningan. 
 
Lantas, mengapa saat bertambah usia kepribadian mereka bisa berubah?
 
 
Dikutip dari Introvert Dear, dalam sebuah posting di Quiet Revolution, Susan Cain mengonfirmasi bahwa kita cenderung bertindak lebih tertutup seiring bertambahnya usia. Psikolog menyebutnya kematangan intrinsik.
 
Penelitian juga menunjukkan bahwa kepribadian kita memang berubah seiring waktu dan biasanya menjadi lebih baik. Misalnya, kita menjadi lebih stabil secara emosional, mudah bergaul, dan teliti seiring bertambahnya usia.
 
Kita juga menjadi lebih pendiam dan lebih tertutup, membutuhkan lebih sedikit 'waktu bersama' dan kegembiraan untuk merasakan kebahagiaan.
 
Psikolog telah mengamati pematangan intrinsik pada orang-orang di seluruh dunia, dari Jerman hingga Inggris, Spanyol, Republik Ceko, dan Turki. Dan itu bukan hanya terjadi pada manusia; mereka juga mengamatinya pada simpanse dan monyet.
 
Perubahan ini adalah alasan mengapa kita melambat seiring bertambahnya usia dan mulai menikmati kehidupan yang lebih tenang dan damai
 
Dari sudut pandang evolusi, menjadi lebih tertutup seiring bertambahnya usia adalah masuk akal dan mungkin itu hal yang baik.
 
 
“Tingkat ekstroversi yang tinggi mungkin membantu dalam perkawinan, itulah sebabnya sebagian besar dari kita paling mudah bergaul selama masa remaja dan dewasa muda,” tulis Susan Cain.
 
Dengan kata lain, bersikap lebih ekstrovert saat masih muda dapat membantu Anda membentuk hubungan sosial yang penting dan pada akhirnya, menemukan pasangan hidup. 
 
Lalu, setidaknya secara teori, saat kita mencapai usia 30-an, kita telah berkomitmen pada jalan hidup dan hubungan jangka panjang. 
 
Kita mungkin punya anak, pekerjaan , pasangan, dan cicilan rumah — hidup kita stabil. Jadi, tidak terlalu penting untuk terus-menerus mencoba hal baru dan bertemu orang baru.
 
 
Selama masa menikah dan punya anak, pikirkan betapa sulitnya membesarkan keluarga dan membina hubungan dekat jika Anda terus-menerus datang ke pesta berikutnya . 
 
Bahkan jika Anda tidak menikah atau punya anak, akan sulit untuk fokus pada karier, kesehatan, dan tujuan hidup jika Anda selalu berkumpul dengan teman-teman seperti yang Anda lakukan saat remaja dan dua puluhan.
 
Jadi, memang wajar saja bila seiring bertambahnya usia, Anda mungkin akan cenderung menjadi introvert. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore