Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 November 2024 | 02.07 WIB

Jangan Anggap Enteng, 8 Tanda Remaja Kecanduan Media Sosial yang Membuatnya Jadi Pribadi Tertutup

ilustrasi pengguna media sosial - Image

ilustrasi pengguna media sosial

JawaPos.com - Kecanduan media sosial merupakan perilaku yang mengakibatkan seseorang terjebak dalam penggunaan media sosial secara berlebihan dan mengganggu fungsi kehidupan normal.

Masa remaja yang ditandai menjadi periode perkembangan otak pesat, menjadikan remaja sangat rentan terhadap kecanduan media sosial.

Salah satu tanda yang paling jelas dari kecanduan media sosial, yakni waktu berlebihan yang dihabiskan di depan layar. Akan tetapi, banyak organisasi, seperti sekolah dan kelompok ekstrakurikuler yang memakai platform online, sehingga membuat remaja menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial.

Ini membuat pemantauan kecanduan media sosial lebih sulit, karena waktu yang dihabisakan tidak selalu mencerminkan durasi penggunaan media sosial. Mengutip addictioncenter.com, berikut ini beberapa tanda kecanduan media sosial yang membentuk pribadi yang tertutup.

1. Tidak mampu memutus hubungan

Remaja yang menunjukkan kesulitan dalam melakukan kegiatan di dunia nyata, seperti percakapan langsung dengan orang lain atau aktivitas sosial tanpa menggunakan perangkat elektronik. Mereka sepertinya tidak bisa melepaskan diri dari media sosial, maka mungkin sedang mengalami kecanduan terhadap platform digital tersebut.

Ketergantungan ini dapat terlihat dari ketidakmampuan mereka untuk menjauh dari media sosial, bahkan dalam situasi yang membutuhkan interaksi sosial langsung, sehinggan kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan kehidupan mereka secara keseluruhan.

2. Mengabaikan tanggung jawab

Apabila seorang remaja mulai melewatkan sekolah atau kegiatan lainnya, tidak menyelesaikan pekerjaan rumah, atau mengabaikan tugas-tugas penting dan menghabiskan waktu di media sosial, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka kesulitan dalam memprioritaskan kewajiban dan tanggung jawab mereka.

Perilaku seperti ini biasanya menunjukkan ketergantungan pada media sosial dan bisa berkembang menjadi kecanduan. Saat media sosial mulai mengalihkan perhatian dari kegiatan penting, seperti belajar atau berinteraksi langsung dengan orang lain, itu menjadi tanda bahwa kecanduan tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.

3. Penarikan diri

Menolak untuk menghadiri acara sosial atau menghabiskan waktu bersama keluarga demi menyendiri dan menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, juga bisa menjadi tanda jelas dari kecanduan yang mulai mengganggu kehidupan sosial seseorang.

Ketika seseorang lebih memilih menjauh dari interaksi sosial langsung, baik itu berkumpul dengan teman-teman atau keluarga, demi mendapatkan waktu lebih banyak di dunia maya, ini menunjukkan bahwa pemakaian media sosial telah menguasai prioritas mereka.

Kecanduan semacam ini tidak hanya mengurangi kualitas hubungan personal, tetapi juga bisa mengisolasi remaja, bahkan menciptakan berbagai dampak negatif pada kesejahteraan sosial dan emosional mereka.

4. Kelelahan dan gangguan tidur

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore