
ilustrasi pengguna media sosial
JawaPos.com - Kecanduan media sosial merupakan perilaku yang mengakibatkan seseorang terjebak dalam penggunaan media sosial secara berlebihan dan mengganggu fungsi kehidupan normal.
Masa remaja yang ditandai menjadi periode perkembangan otak pesat, menjadikan remaja sangat rentan terhadap kecanduan media sosial.
Salah satu tanda yang paling jelas dari kecanduan media sosial, yakni waktu berlebihan yang dihabiskan di depan layar. Akan tetapi, banyak organisasi, seperti sekolah dan kelompok ekstrakurikuler yang memakai platform online, sehingga membuat remaja menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial.
Ini membuat pemantauan kecanduan media sosial lebih sulit, karena waktu yang dihabisakan tidak selalu mencerminkan durasi penggunaan media sosial. Mengutip addictioncenter.com, berikut ini beberapa tanda kecanduan media sosial yang membentuk pribadi yang tertutup.
1. Tidak mampu memutus hubungan
Remaja yang menunjukkan kesulitan dalam melakukan kegiatan di dunia nyata, seperti percakapan langsung dengan orang lain atau aktivitas sosial tanpa menggunakan perangkat elektronik. Mereka sepertinya tidak bisa melepaskan diri dari media sosial, maka mungkin sedang mengalami kecanduan terhadap platform digital tersebut.
Ketergantungan ini dapat terlihat dari ketidakmampuan mereka untuk menjauh dari media sosial, bahkan dalam situasi yang membutuhkan interaksi sosial langsung, sehinggan kondisi ini bisa mengganggu keseimbangan kehidupan mereka secara keseluruhan.
2. Mengabaikan tanggung jawab
Apabila seorang remaja mulai melewatkan sekolah atau kegiatan lainnya, tidak menyelesaikan pekerjaan rumah, atau mengabaikan tugas-tugas penting dan menghabiskan waktu di media sosial, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka kesulitan dalam memprioritaskan kewajiban dan tanggung jawab mereka.
Perilaku seperti ini biasanya menunjukkan ketergantungan pada media sosial dan bisa berkembang menjadi kecanduan. Saat media sosial mulai mengalihkan perhatian dari kegiatan penting, seperti belajar atau berinteraksi langsung dengan orang lain, itu menjadi tanda bahwa kecanduan tersebut mulai mengganggu kehidupan sehari-hari.
3. Penarikan diri
Menolak untuk menghadiri acara sosial atau menghabiskan waktu bersama keluarga demi menyendiri dan menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, juga bisa menjadi tanda jelas dari kecanduan yang mulai mengganggu kehidupan sosial seseorang.
Ketika seseorang lebih memilih menjauh dari interaksi sosial langsung, baik itu berkumpul dengan teman-teman atau keluarga, demi mendapatkan waktu lebih banyak di dunia maya, ini menunjukkan bahwa pemakaian media sosial telah menguasai prioritas mereka.
Kecanduan semacam ini tidak hanya mengurangi kualitas hubungan personal, tetapi juga bisa mengisolasi remaja, bahkan menciptakan berbagai dampak negatif pada kesejahteraan sosial dan emosional mereka.
4. Kelelahan dan gangguan tidur

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
