Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 November 2024 | 20.41 WIB

7 Perilaku yang Menunjukkan Rendahnya Kemampuan Berpikir Kritis Pada Diri Seseorang, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang punya tingkat kemampuan berpikir kritis yang rendah. - Image

Ilustrasi orang yang punya tingkat kemampuan berpikir kritis yang rendah.

JawaPos.com - Kemampuan berpikir kritis adalah keterampilan penting yang membantu kita menilai informasi secara objektif, membuat keputusan yang baik, dan melihat suatu masalah dari berbagai sudut pandang.

Namun, tidak semua orang memiliki kemampuan ini dengan kuat. Dalam beberapa situasi, kita mungkin mendapati orang-orang di sekitar kita, atau bahkan diri kita sendiri, melakukan hal-hal yang justru menunjukkan rendahnya keterampilan berpikir kritis.

Menurut psikologi, terdapat beberapa perilaku yang bisa menjadi tanda bahwa seseorang kurang mampu untuk berpikir secara kritis.

Artikel ini akan menguraikan beberapa perilaku yang menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis pada diri seseorang, sekaligus memberikan pemahaman mendalam agar kita dapat menghindari pola pikir yang merugikan ini dan mulai melatih diri untuk berpikir lebih jernih serta logis.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (4/11), berikut merupakan 7 perilaku yang menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis pada diri seseorang, menurut psikologi.

1. Mengikuti Pendapat Orang Lain Tanpa Pertimbangan

Tanda berikutnya adalah kecenderungan mereka untuk mengikuti apa yang dikatakan orang lain tanpa berpikir dua kali.

Orang seperti ini cenderung mempercayai informasi hanya karena disampaikan oleh figur otoritas atau mayoritas, tanpa mencari tahu lebih dalam atau memeriksa kebenarannya.

Misalnya, mereka mungkin langsung percaya dan mencoba metode diet atau peluang bisnis yang banyak dibicarakan orang tanpa mencari informasi tambahan atau mempertimbangkan kemungkinan efek sampingnya.

Akibatnya, keputusan yang mereka ambil seringkali didasarkan pada dorongan dari luar, bukan hasil dari pemikiran atau riset yang matang.

2. Berpikir yang Kaku

Orang yang kurang berpikir kritis sering menunjukkan pemikiran yang kaku, yaitu mereka sulit menerima informasi baru yang berlawanan dengan keyakinan mereka.

Sekali mereka memiliki opini tertentu, mereka cenderung bertahan dengan opini tersebut, meskipun bukti menunjukkan sebaliknya.

Misalnya, jika mereka mendukung seorang tokoh publik, mereka akan mengabaikan fakta negatif tentang tokoh tersebut dan menganggap semua kritik hanyalah bentuk serangan pribadi.

Kecenderungan untuk menolak bukti ini menunjukkan bahwa mereka tidak fleksibel dan kurang terbuka dalam melihat sesuatu dari sudut pandang lain, sehingga sulit untuk memproses informasi secara objektif.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore