
Kebiasaan agar seseorang memiliki pola pikir yang awet muda menurut Psikologi. (Freepik/ 8photo)
JawaPos.com – Semakin bertambah usia, banyak orang merasa kehilangan semangat dan keinginan untuk tetap berpikir muda. Namun, menurut Psikologi, pola pikir awet muda sebenarnya bisa dipertahankan jika seseorang menjalani kebiasaan tertentu dalam kehidupan sehari-harinya.
Kebiasaan ini bukan hanya menjaga kesehatan mental, tetapi juga memberikan energi positif yang membantu seseorang merasa lebih segar, optimis, dan bersemangat dalam menjalani hidup. Bagaimana cara melatih otak agar terus berpikir muda meskipun usia terus bertambah?
Dikutip dari Hack Spirit pada Kamis (24/10), diterangkan bahwa terdapat delapan kebiasaan agar seseorang memiliki pola pikir yang awet muda menurut Psikologi.
Orang-orang yang tetap berjiwa muda saat menua memiliki kebiasaan untuk terus belajar. Mereka menyadari bahwa proses pembelajaran tidak berhenti saat lulus sekolah atau kuliah.
Sebaliknya, mereka menjadikan belajar sebagai perjalanan seumur hidup dengan mengisi waktu luang membaca buku, menonton dokumenter, mengambil kursus online, dan menjelajahi sumber-sumber pengetahuan baru.
Sikap ingin tahu dan keterbukaan terhadap pengalaman baru ini menjadi ciri khas pemikiran yang awet muda.
Menjaga tubuh tetap aktif bergerak merupakan kunci untuk mempertahankan vitalitas di usia senja. Aktivitas fisik tidak harus berupa latihan intensitas tinggi di gym, tapi bisa berupa kegiatan sederhana seperti berjalan kaki saat istirahat makan siang, memilih tangga daripada lift, atau mengikuti kelas dansa bersama teman.
Gerakan-gerakan kecil namun rutin ini tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tapi juga membantu menjaga kewaspadaan mental dan tingkat energi sepanjang hari.
Mindfulness atau kesadaran penuh bukan sekadar istilah populer, tapi merupakan ritual harian yang sering dipraktikkan oleh mereka yang ingin menjaga keawetan mental. Dengan fokus penuh pada momen saat ini, seseorang dapat lebih menghargai hidup secara mendalam.
Riset menunjukkan bahwa praktik mindfulness dapat mengurangi stres, meningkatkan memori dan konsentrasi, bahkan memperlambat proses penuaan di tingkat sel.
Entah melalui meditasi, yoga, atau sekadar menyempatkan beberapa saat setiap hari untuk bernapas dan fokus pada masa kini, mindfulness bisa menjadi kunci untuk mempertahankan pikiran yang awet muda.
Mereka yang berhasil mempertahankan semangat muda di usia senja paham betul pentingnya koneksi antar manusia. Alih-alih mengasingkan diri, mereka aktif mencari dan memelihara hubungan sosial.
Aktivitas seperti mengobrol santai dengan teman sambil minum kopi, menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga, atau menjadi relawan di komunitas menjadi prioritas mereka.
Menjaga ikatan sosial yang kuat terbukti dapat meningkatkan kesehatan mental dan emosional, mengurangi stres, bahkan memperpanjang usia. Jadikan sebagai ritual harian untuk terhubung dengan orang-orang terdekat, baik melalui panggilan telepon, pesan singkat, atau pertemuan langsung.
Inti dari pola pikir yang awet muda adalah rasa syukur. Mereka yang menua dengan anggun dan energik sering membiasakan diri untuk mengakui hal-hal baik dalam hidup setiap hari.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
