Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Oktober 2024 | 18.23 WIB

Terlihat Sepele, Ini 8 Kebiasaan yang Diam-diam Mengikis Kecerdasan dan IQ Anda Tanpa Disadari Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang mengalami penurunan kecerdasan dan IQ yang disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan tertentu. - Image

Ilustrasi orang yang mengalami penurunan kecerdasan dan IQ yang disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan tertentu.

JawaPos.com - Kita sering kali tidak menyadari bahwa beberapa kebiasaan sehari-hari yang tampaknya sepele dapat berdampak buruk pada kecerdasan dan IQ kita.

Menurut para psikolog, ada sejumlah perilaku yang mungkin kita anggap biasa saja, namun justru perlahan-lahan bisa mengikis kemampuan otak kita untuk berpikir tajam dan jernih.

Jika Anda ingin tetap menjaga kecerdasan dan daya pikir Anda, sangatlah penting untuk mengenali kebiasaan-kebiasaan ini dan segera mengambil tindakan untuk menghentikannya.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Rabu (16/10), berikut merupakan 8 kebiasaan yang terlihat sepele namun diam-diam dapat mengikis kecerdasan dan IQ Anda, menurut psikologi.

1. Multitasking

Multitasking atau melakukan banyak tugas sekaligus seringkali dianggap sebagai tanda efisiensi dan produktivitas.

Namun, banyak penelitian menunjukkan bahwa otak kita tidak dirancang untuk berfungsi dengan baik saat mencoba mengerjakan beberapa hal sekaligus.

Ketika kita berpindah dari satu tugas ke tugas lain, otak kita tidak hanya menjadi kelelahan, tetapi juga mengalami kesulitan dalam memproses informasi.

Hal inilah yang dapat mengurangi produktivitas dan mengakibatkan penurunan tingkat kecerdasan kita, karena kita tidak benar-benar menyelesaikan satu tugas dengan baik.

Stres yang diakibatkan dari multitasking juga dapat mengganggu konsentrasi dan kualitas pekerjaan kita.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Kebiasaan duduk lama, seperti menonton televisi atau bekerja di depan komputer tanpa bergerak, dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan otak.

Aktivitas fisik yang teratur tidak hanya baik untuk tubuh, tetapi juga untuk otak. Ketika kita berolahraga, aliran darah ke otak meningkat, yang dapat membantu dalam pembentukan sel-sel otak baru dan memperkuat koneksi antar neuron.

Tanpa aktivitas fisik, kita bisa mengalami penurunan fungsi kognitif, yang berdampak pada kemampuan berpikir, memori, dan proses pengambilan keputusan.

Maka dari itu, sangat penting untuk memasukkan aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari, meskipun hanya berjalan kaki selama beberapa menit.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore