Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Oktober 2024 | 18.59 WIB

Alami Nyeri Leher Setelah Bangun Tidur? Bukan 'Salah Bantal', Inilah Cara Mengatasi Nyeri Leher Akibat Kondisi Kasur

Ilustrasi cara mengatasi nyeri leher akibat kondisi kasus yang rusak atau tidak baik. - Image

Ilustrasi cara mengatasi nyeri leher akibat kondisi kasus yang rusak atau tidak baik.

JawaPos.com - Bangun tidur dengan leher kaku tidak pernah menyenangkan. Selain rasa sakit, hal ini dapat mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan selama hari itu bahkan berhari-hari kemudian.

Bukan 'salah bantal' bisa jadi penyebabnya adalah kasur. Kasur yang tidak menopang tubuh dengan baik dapat menyebabkan berbagai macam masalah, salah satunya nyeri punggung, sendi, dan leher.

Setelahnya, kalian akan terbangun dengan leher kaku dan nyeri. Keselarasan tulang belakang berarti posisi tulang belakang saat kita melakukan aktivitas sehari-hari yang melibatkan berbagai posisi seperti duduk, berdiri, dan berbaring.

Keselarasan tulang belakang yang baik setiap saat dan terutama saat tidur menjadi penting untuk menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan.

Jika kasus kendur, terlalu keras, atau terlalu empuk untuk posisi tidur, tulang belakang mungkin tidak tetap sejajar sepanjang malam sehingga mengakibatkan nyeri leher.

Dilansir dari Tomsguide, inilah cara mengatasi nyeri leher akibat kondisi kasus yang rusak atau tidak baik.

1. Tambahkan pelapis kasur untuk dukungan ekstra

Jika kasur belum terlalu tua, salah satu cara untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut adalah dengan menambahkan pelapis kasur. Ini akan meningkatkan daya dukung dan rasa syukur secara keseluruhan.

Ada berbagai pilihan untuk memilih pelapis kasur terbaik sesuai dengan bahan, ketebalan, dan kekencangan. Pilihlah satu yang paling bagus dan sesuai dengan posisi dan kebutuhan tubuh kalian.

Baik pelapis busa maupun lateks, kedua bahan ini cukup populer karena sifatnya yang kuat dan nyaman untuk mengurangi tekanan. Meskipun ketebalan pelapis kasur bervariasi dari 2 hingga 7 inci, pelapis setebal 3 inci yang paling cocok dan dianjurkan untuk tubuh.

2. Ubah posisi tidur

Mengubah posisi tidur dapat membantu meredakan tekanan yang menumpuk pada leher, terutama jika kalian lebih sering tidur tengkurap. Faktanya posisi tidur ini merupakan posisi yang paling tidak populer karena dapat membuat otot leher tegang.

Tidur miring atau telentang dianggap sebagai posisi tidur terbaik. Hal ini karena posisi tidur ini dapat menjaga tulang belakang tetap sejajar sempurna dan mendistribusikan berat tubuh secara merata.

3. Tingkatkan kasur

Jika saat ini kasur kalian tidak mendukung posisi tidur telentang, hal ini dapat menyebabkan tulang belakang akan bergeser. Jika terlalu empuk, tulang belakang mungkin akan melengkung, dan jika terlalu keras maka akan membuat tekanan meningkat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore