Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 13.50 WIB

Pecinta Anabul Merapat, Ini 5 Tanda Bahwa Kamu Perlu Adopsi Kucing Lain di Rumah!

Ilustrasi dua kucing./Pexels - Image

Ilustrasi dua kucing./Pexels

JawaPos.com - Sebagai seorang pecinta anabul, kamu tentu harus peka akan keadaan kucingmu. Kamu harus peka pada apa yang dirasakan oleh kucing baik itu kesehatan fisik maupun perasaannya.

Hal ini dikarenakan mengadopsi kucing sama saja dengan membesarkan anak sendiri. Sebagai makhluk hidup, kucing juga berhak dan pantas menerima perlakuan maksimal dari manusia sebagai orang yang memutuskan memeliharanya.

Salah satu hal yang mungkin luput dari pemelihara kucing adalah memahami perasaan kucing.

Terutama bagi kucing yang sendirian di rumah, pemilik kadang tidak mengerti apakah perlu mengadopsi kucing lain dan apakah kucing tersebut membutuhkannya.

Untuk mengetahui hal tersebut kamu sebagai pemilik harus menapak tilas bagaimana caramu merawatnya selama ini. Kamu juga harus memastikan keadaan dan perasaannya akhir-akhir ini.

Ada banyak hal yang bisa ditunjukkan kucing apabila mereka ingin kamu tahu perasaan mereka.

Dikutip dari Case Hospital dan Sharon Lakes, berikut ini 5 tanda bahwa kamu perlu adopsi kucing lain di rumah:

1. Sikap Manja

Tanda pertama dari kamu perlu adopsi kucing lain selain kucingmu di rumah adalah adanya sikap manja yang tidak seperti biasanya. Di kehidupan sehari-hari, kucing memang punya kadar kemanjaan yang berbeda pada pemilik nya.

Namun, apabila kamu menelaah bahwa sikap manja kucingmu jadi berbeda dan dirasa berlebihan, kamu mungkin bisa memikirkan apakah kucingmu merasa kesepian sendirian.

Sikap manja ini bisa berupa mengeong, mengikuti da bahkan melakukan kontak fisik denganmu.

Kucing bisa melakukan interaksi yang lebih dari biasanya karena kesepian. Oleh karenanya, kamu mungkin bisa memertimbangkan mengadopsi satu kucing lagi yang bisa diajak main oleh kucingmu ini.

2. Grooming Berlebihan

Kucing dalam kesehariannya tentu melakukan grooming dimanapun dan kapanpun. Perilaku ini merupakan hal yang normal, mengingat kucing punya naluri untuk menjilati tubuhnya sebagai proses pembersihan.

Namun apabila kucing melakukan grooming dengan frekuensi tidak biasa dan aneh, kamu bisa saja mengira apa ada sesuatu terjadi dengan kucingmu. Kucingmu bisa tidak melakukan grooming sesering sebelumnya atau lebih daripada sebelumnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore