
Ilustrasi kebiasaan yang membosankan (Freepik)
JawaPos.com - Apakah hari-hari Anda terasa suram dan membosankan setiap harinya? Rasa itu bisa muncul karena aktifitas yang Anda jalani itu-itu saja.
Sebagian rasa suram dan membosankan itu berakar pada kebiasaan dan perilaku Anda setiap harinya, sehingga Anda seperti robot yang dikendalikan. Solusinya bukan menambah hal-hal pada rutinitas Anda, tetapi melepaskan hal-hal yang menghambat Anda.
Dilansir dari laman geediting oleh JawaPos.com, Senin (30/9) jika hari-hari Anda terasa suram dan membosankan, ucapkan selamat tinggal pada 5 kebiasaan ini setiap harinya, simak apa saja:
1. Hidup dengan autopilot
Seberapa seringkah kita begitu terjebak dalam rutinitas harian hingga lupa menjalani hidup yang sebenarnya?
Kita terus-menerus melakukan hal yang sama, hari demi hari, tanpa pernah benar-benar berhenti sejenak untuk menikmati saat ini. Solusinya yaitu perhatian penuh.
Perhatian penuh adalah praktik memperhatikan secara sengaja apa yang terjadi di sekitar kita, tanpa menghakimi atau bereaksi.
Ini soal meluangkan waktu sejenak untuk bernapas dan mengamati lingkungan sekitar kita.
2. Mengabaikan perawat diri
Mengabaikan perawatan diri dapat dengan cepat membuat hari-hari Anda terasa tidak menyenangkan dan berulang-ulang.
Seperti yang dicatat oleh orang-orang di Psych Central, konsekuensi dari tidak meluangkan waktu untuk perawatan diri meliputi energi rendah, perasaan kelelahan, berkurangnya produktivitas, dan bahkan perasaan putus asa.
3. Menyerah dengan ego Anda
Salah satu perilaku paling umum yang dapat menguras kegembiraan Anda adalah membiarkan ego mengambil alih.
Namun, untuk saat ini, ketahuilah bahwa ego kita dapat membuat kita menjalani kehidupan yang tidak sesuai dengan jati diri kita.
Kita mungkin mendapati diri kita terus-menerus mengejar persetujuan dan validasi dari orang lain, yang dapat dengan cepat mengarah pada perasaan tidak puas dan hampa.
Sebaliknya, kita harus berjuang untuk mencapai keaslian. Dengan melepaskan ego dan menerima jati diri kita yang sebenarnya, kita dapat mulai menjalani kehidupan yang sesuai dengan jati diri kita.
4. Menghindari pengelaman baru
Psikologi memberi tahu kita bahwa hal baru atau pengalaman baru adalah komponen kunci kebahagiaan.
Saat kita memaparkan diri pada situasi, aktivitas, atau orang baru, otak kita melepaskan dopamin, suatu neurotransmitter yang dikaitkan dengan kesenangan dan penghargaan.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
