Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Agustus 2024 | 05.51 WIB

Rangkaian Grebek UMKM Daerah Istimewa Jogjakarta Resmi Dibuka Wapres Ma’ruf Amin, JFT 2024 Gandeng 139 Desainer dengan Perkuat Peran Wastra

Pembukaan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024. (IST) - Image

Pembukaan Jogja Fashion Trend (JFT) 2024. (IST)

JawaPos.com -  Jogja Fashion Trend (JFT) 2024 resmi dibuka hari ini, Rabu (7/8), di Pakuwon Mall Jogja, berbarengan dengan diresmikannya Grebek UMKM Daerah Istimewa Jogjakarta. Diawali dengan pembukaan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ruf Amin, JFT 2024 kali ini menggandeng 139 desainer dari berbagai daerah dan luar negeri.

Dalam pembukaannya, Wapres Ma’ruf Amin mengungkapkan, Grebek UMKM Jogja 2024 merupakan langkah nyata peningkatan kapasitas perilaku UMKM yang sejalan dengan gerakan nasional bangga buatan dan berwisata di Indonesia. Termasuk industri fashion dengan hasil karya lokal yang membanggakan.

“Aktivitas pariwisata dan pendidikan tinggi menyumbang hingga 60 persen dari perekonomian provinsi. Hal ini tentu menjadi keunggulan-keunggulan dan keistimewaan Jogyakarta sebagai Kota Pelajar, destinasi wisata, warisan budaya sekaligus pusat UMKM produktif,” ungkap Ma’ruf.

JFT 2024 sendiri merupakan hasil kerja sama Bank Indonesia (BI) dan Yayasan Fashion Yogya Istimewa (YFJI), dalam rangkaianGrebek UMKM Daerah Istimewa Jogjakarta, yang berlangsung hingga 11 Agustus 2024. Meski diadakan di Jogjakarta, JFT tetap diharapkan bisa menarik minta desainer dari berbagai daerah.

Philip Iswardhono Creative Director JFT, mengungkapkan, pelaksanaan JFT 2024 merupakan yang kedua kalinya sejak 2023. Tentu, JFT tahun ini memiliki perbedaan dari tahun sebelumnya dengan peningkatan yang baik.

Jogja Fashion Trend (JFT) 2024. (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

Sebut saja, untuk jumlah desainer yang berminat ikut JFT 2024 pun meningkat 139 dari 130 peserta pada 2023. Lalu, yang membedakan lainnya adalah sisi bisnisnya. Setiap program yang kita adakan selalu ada bisnisnya seperti pameran UMKM.

“Animo peserta desainer luar biasa jadi 139 peserta. Yang paling spesial ada sesi fashion show khusus creator busana untuk Gen Z, dimana nanti bertemakan Gen X, urban, lebih kekinian dan kontemporer,” ujar Phillip dalam konferensi pers.

Perkuat Wastra ke Tingkat Lokal dan Internasional

Salah satu yang jadi fokus pelaksanaan JFT 2024 ini adalah menjadikan wastra sebagai fashion tren ke tingkat lokal hingga internasional. Diungkapkan Afif Syakur selaku Project Director JFT, sebagai wadah desainer dengan bantuan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jogjakarta, bagian UMKM ini diisi dengan fashion show.

Koleksi yang ditampilkan dalam fashion show JFT 2024 tetap mengupayakan unsur lokal wastra. Diharapkan bisa menjadi fashion tren, yang mengangkat wastra ke tingkat lokal hingga internasional.

“Jogja itu kaya indonesia kecil, banyak masyarakat dari luar yang berkiprah dalam teknologi dan budaya. Jadi sudah sepantasnya sebagai pintu gerbang etnik Indonesia. Maka Jogja mampu mengangkat wastra-wastra tersebut ke lokal dan internasional,” ujar Afif.

Senada dengan Afif, Hermanto Deputy Bank Indonesia Yogyakarta, menegaskan, kalau JFT ini tidak membatasi wastra yang ada di Jogja. Para desainer diluar Jogjakarta pun bisa bergabung. Seperti show tahun ini ada desainer yang berasal dari Riau hingga Sulawewi.

“Ini Jogja miniatur Indonesia, terbuka untuk karya Indonesia. Kami ingin mengangkat wastra,” tukasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore