Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Juni 2024 | 00.36 WIB

Ketika Seseorang Menjadi Manipulatif Secara Emosional, Mereka Secara Alami akan Menunjukkan 10 Kebiasaan Berikut

Ilsutrasi- Orang manipulatif secara emosional (kamran_aydinov-freepik)/ - Image

Ilsutrasi- Orang manipulatif secara emosional (kamran_aydinov-freepik)/

JawaPos.com - Manipulasi emosional adalah bentuk pengendalian yang sering kali tidak terlihat secara langsung.

Pelaku manipulasi menggunakan berbagai taktik untuk mempengaruhi pikiran, perasaan, dan tindakan korban tanpa disadari.

Efek dari manipulasi ini bisa sangat merusak, mengikis kepercayaan diri, dan membuat korban merasa terjebak dalam situasi yang sulit dipahami.

Memahami dan mengenali tanda-tanda manipulasi emosional adalah langkah penting untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari pengaruh berbahaya ini.

Melansir Ideapod, Rabu (19/6), berikut adalah 10 kebiasaan manipulatif yang sering digunakan oleh pelaku manipulasi emosional.

1. Gaslighting

Gaslighting adalah bentuk manipulasi di mana pelaku membuat korban meragukan penilaian dan realitas mereka sendiri.

Pelaku akan membuat pernyataan seperti "Kamu hanya membayangkan itu" atau "Itu semua hanya di kepalamu." Dengan demikian, korban mulai mempertanyakan kebenaran dari pengalaman mereka sendiri, yang secara bertahap dapat merusak kepercayaan diri dan kesehatan mental mereka.

2. Mengisolasi

Mengisolasi adalah taktik di mana pelaku mencoba membatasi interaksi korban dengan orang lain. Mereka mungkin ingin selalu bersama korban, selalu mengecek keberadaan mereka, dan marah atau mendiamkan korban saat mereka bersama orang lain.

Tujuannya adalah membuat korban merasa bahwa tidak ada orang lain yang bisa mereka andalkan selain pelaku, sehingga memperkuat ketergantungan emosional korban pada pelaku.

3. Mempermalukan

Mempermalukan adalah cara manipulatif untuk membuat korban merasa rendah diri dan lebih mudah dikendalikan.

Pelaku mungkin mengatakan hal-hal seperti "Aku malu dilihat bersama kamu (ketika kamu seperti ini)" atau "Jangan mempermalukan aku."

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore