Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Mei 2024 | 05.10 WIB

Senyum yang Manis Belum Tentu Baik, Inilah 8 Alasan Psikologis Orang Tersenyum Saat Depresi

Ilustrasi- Bertopeng senyum dibalik kesedihan (airdone-freepik) - Image

Ilustrasi- Bertopeng senyum dibalik kesedihan (airdone-freepik)

JawaPos.com - Tidak semua senyum menggambarkan keadaan mental yang sebenarnya. Terkadang, di balik senyuman yang tampak cerah, seseorang mungkin mengalami depresi yang mendalam.

Senyum bisa menjadi masker yang menyembunyikan perasaan yang dalam, dan seringkali orang yang mengalami depresi akan berusaha keras untuk menutupi penderitaan mereka di hadapan orang lain.

Mengutip Verywell Mind, ada banyak individu yang menyembunyikan rasa sakit mereka di balik senyuman, yang dikenal sebagai "smiling depression". Meskipun tidak diakui secara klinis, smiling depression adalah masalah nyata yang perlu diperhatikan.

Berikut adalah beberapa alasan psikologis mengapa orang yang mengalami depresi mungkin memilih untuk tersenyum dan menyembunyikan perasaan mereka.

1. Senyum Karena Takut Membebani Orang Lain

Banyak individu yang mengalami depresi merasa enggan untuk berbagi perjuangan mereka karena takut membebani orang lain. Mereka mungkin terbiasa menjadi pemberi dukungan bagi orang lain dan merasa sulit untuk meminta bantuan.

Perasaan ini sering kali diperparah oleh rasa bersalah yang menyertai depresi, membuat mereka lebih memilih menyimpan masalah mereka sendiri dan tetap tersenyum.

2. Senyum karena Malu

Beberapa orang percaya bahwa depresi adalah tanda kelemahan atau cacat karakter. Mereka mungkin merasa bahwa mereka seharusnya bisa "bangkit" dari keadaan mereka sendiri.

Ketika mereka tidak bisa, mereka merasa malu dan memilih untuk menyembunyikan depresi mereka daripada mengakui bahwa mereka butuh bantuan. Oleh karena itu, mereka tetap tersenyum untuk menyembunyikan perasaan malu tersebut.

3. Senyum karena Penolakan

Penolakan juga menjadi alasan umum mengapa seseorang menyembunyikan depresi mereka. Mereka mungkin berpikir bahwa selama mereka bisa tersenyum, mereka tidak benar-benar mengalami depresi.

Mengakui bahwa mereka depresi bisa jadi terlalu sulit, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.

4. Senyum Karena Takut Terhadap Reaksi Negatif

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore