Ilustrasi menunda pekerjaan (freepik)
JawaPos.com - Penundaan adalah kecenderungan untuk menunda tugas, tindakan, atau keputusan tanpa alasan yang jelas. Ini menjadi masalah umum dalam era modern di mana 20 persen orang dewasa dan 50 persen pelajar sering kali terjerat dalam kebiasaan ini.
Penundaan tidak hanya terjadi sekali, tetapi seringkali berubah menjadi siklus yang sulit dihentikan. Biasanya dimulai dengan keputusan untuk menunda suatu tugas, namun seiring waktu, penundaan kecil dapat berkembang menjadi kecemasan dan stres yang menghimpit. Memahami siklus ini penting untuk mengatasi kebiasaan menunda-nunda.
Menghentikan siklus penundaan bukanlah hal yang instan. Ini memerlukan kombinasi kesadaran diri, strategi yang efektif, dan tingkat disiplin yang tinggi. Melansir dari Calm dan Brosix, ini 11 tips untuk menghentikan kebiasaan menunda pekerjaan sebagai berikut:
Tetapkan Goals
Tujuan yang spesifik membantu menghindari penundaan karena memudahkan fokus. Membuat tujuan yang realistis penting agar dapat dicapai dengan benar, dan tujuan yang signifikan mempertahankan motivasi untuk maju.
Gunakan Teknik Manajemen Waktu
Buatlah jadwal harian yang cocok untukmu dengan menerapkan teknik manajemen waktu seperti Kotak Eisenhower. Jika konsentrasi sulit, atur alarm untuk fokus pada pekerjaan dan beristirahat sesudahnya.
Pendekatan ini membantu mengatur waktu, membuat alur kerja lebih lancar, dan mengurangi rasa tertekan dari tugas-tugas yang menantang.
Prioritaskan Tugas Penting
Mengutamakan tugas-tugas adalah cara lain untuk menghindari penundaan. Pendekatan ini lebih efektif saat digabungkan dengan membuat daftar tugas. Dengan cara ini, dapat menyelesaikan tugas yang paling penting atau memiliki batas waktu terlebih dahulu, lalu melanjutkan ke tugas yang lebih mudah atau kurang penting.
Meskipun kita cenderung mulai dengan tugas yang lebih mudah, lebih efisien untuk memulai dengan yang lebih rumit. Prioritisasi tugas sangat penting karena tenggat waktu selalu berubah.
Memahami tugas mana yang paling penting membantu mengelola prioritas dengan lebih baik. Dengan demikian, siap menghadapi perubahan tenggat waktu dan jadwal, dan tetap produktif dalam memberikan hasil yang bermakna.
Minimalkan Gangguan

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
