Ilustrasi perempuan yang belum matang secara emosional (freepik/menguasai1305)
JawaPos.com – Pernahkah anda memberi seseorang kesempatan kedua, namun kemudian menyesalinya?. Pada dasarnya memutuskan untuk memaafkan dan melanjutkan atau memutuskan hubungan bisa menjadi keputusan yang sulit.
Psikologi menunjukkan bahwa meskipun sikap memaafkan sering kali bermanfaat, namun ada tipe orang tertentu yang berdasarkan perilaku dan polanya mungkin tidak pantas mendapatkan kesempatan kedua.
Artikel kali ini akan dikupas tuntas tentang beberapa tipe individu yang menurut pemahaman psikologis bukan orang terbaik untuk anda, minta maaf atau percaya untuk kesempatan kedua kalinya.
Dilansir dari laman The Vessel, Kamis (16/5), terdapat beberapa tipe orang yang tidak pernah pantas mendapatkan kesempatan kedua diantaranya :
Manipulator emosional adalah orang-orang yang tahu cara memutarbalikkan situasi untuk keuntungan mereka, sehingga membuat anda merasa bersalah dan bingung setelahnya. Bahkan mereka pandai dalam memainkan permainan emosi.
Mereka akan membuat anda merasa bersalah, marah, dan secara emosional sangat menguras Anda untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Manipulator sering kali kurang empati dan menggunakan orang lain sebagai batu loncatan untuk keuntungan mereka.
Jika anda pernah memberikan kesempatan kedua kepada manipulator namun ternyata anda kembali terjebak dalam siklus penipuannya, mungkin lebih baik sekarang anda memutuskan hubungan untuk selamanya.
Ketergantungan memang sangat wajar karena kita sebagai makhluk sosial, namun ketika ketergantungan seseorang menjadi berlebihan, maka hal ini bisa mengganggu keseimbangan hubungan anda dan membuat anda merasa kewalahan.
Jika anda telah memberi orang tersebut kesempatan kedua namun mendapati diri anda kembali mengalami siklus yang menguras tenaga, maka hal ini perlu dipertimbangkan kembali ketika ingin melanjutkan.
Narsisis adalah orang yang terlalu egois dan sering kali mengabaikan perasaan dan kebutuhan orang lain. Seseorang yang narsisis sangat membutuhkan kekaguman dan menempatkan kebutuhannya di atas segalanya.
Orang narsisis bisa sangat merusak hubungan bahkan mereka bisa membuat anda merasa tidak penting, diabaikan dan tidak dihargai. Memberikan kesempatan kedua kepada orang yang narsisis sering kali berarti mempersiapkan diri untuk melakukan perilaku yang sama.
Orang dengan kebiasan bohong adalah orang yang menjadikan kebohongan sebagai bahan kebiasaan untuk memutarbalikkan kebenaran atau mengarang cerita demi keuntungan mereka sendiri.
Pembohong bisa membuat, anda menebak-nebak setiap interaksi, sehingga menimbulkan rasa tidak percaya dan rasa tidak aman.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
