Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Oktober 2018 | 21.35 WIB

Ingin Move On, Haruskah Blokir Mantan di Media Sosial?

Ilustrasi. Seseorang yang tak berhasil move on meski telah memblokir mantannya di media sosial. - Image

Ilustrasi. Seseorang yang tak berhasil move on meski telah memblokir mantannya di media sosial.

JawaPos.com - Perpisahan itu adalah fase hidup yang paling menyakitkan. Apalagi jika berpisah dengan kekasih atau mantan suami/istri. Memutuskan berpisah tak baik-baik dengan kondisi hati masih mencintainya, membuat siapa pun akan sulit melupakan sang mantan.


Di era media sosial, pertemanan dengan kekasih, suami, atau istri di Facebook, Instagram, dan Twitter adalah hal biasa untuk membagikan momen kemesraan bersama. Namun ketika berpisah, semua foto pun dihapus, pertemanan dihapus, hingga memblokir akun mantan.


Dilansir dari YourTango, Jumat (19/10), ternyata memblokr mantan di media sosial tetap tidak mampu membuat seseorang melupakan mantan dari dalam hati dan pikiran. Rasa rindu dan sakit bercampur menjadi satu di hati.


Dalam contoh kasus disebutkan, ada seorang istri yang bercerai dengan suaminya karena sang suami selingkuh. Mantan istri memblokirnya di media sosial. Perempuan itu tak kuat melihat kemesraan mantan suaminya dengan kekasih barunya. Hidupnya terasa lebih menyakitkan sehingga dia menghilangkan godaan untuk melihatnya. Itu adalah cara memperbaiki sakit hatinya.


Blokir atau menghapus diharapkan bisa membuat seseorang melupakan masa lalu dan melangkah maju. Tetapi nyatanya, tidak sesederhana itu. Memblokir mantan bukan berarti menyelesaikan perasaan tentang perpisahan itu. Pemblokiran tidak akan membantu melupakannya.


Kesimpulannya, pemblokiran memang manajemen perasaan yang baik, tetapi itu tidak menyelesaikan masalah. Hal yang paling menyembuhkan luka di hati adalah belajar dari pengalaman perkawinan. Meskipun mantan sudah menyakiti, namun belajar ikhlas adalah kunci.


Maka meski sudah dihapus atau diblokir, seseorang tetap harus menyelesaikan semua emosi negatif di dalam dirinya. Solusinya harus tetap semangat menelusuri semua kegagalan, berhenti peduli tentangnya, dan buka hati melanjutkan hidup bersama orang lain.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore