
Couple saat Sedang Bersepeda (Foto: Pixabay.com)
JawaPos.com - Banyak orang yang mengatakan memilih jodoh itu adalah sebuah keputusan besar dalam hidup. Oleh sebab itu, perlunya pertimbangan yang matang.
Beberapa orang menganggap jodoh sebagai sesuatu yang sudah ditentukan. Sementara yang lain, melihatnya sebagai hasil dari pilihan dan usaha bersama-sama, dalam membangun hubungan yang sehat.
Berikut adalah beberapa panduan dan tips yang bisa membantu dalam proses memilih jodoh menurut Roslina Verauli, M.Psi.,Psi Clinical Child Adolescent & Family Psychologist Rumah Sakit Pondok Indah.
1. Anda & Dia kompatibel
Psikolog yang kerap disapa Mbak Vera menegaskan tak semua aspek harus sama. Artinya tidak harus sama-sama cakep atau sama-sama kaya.
Bisa saja, yang satu cakep, yang satu cerdas. Atau, yang satu kaya, yang satu lagi pekerja keras.
“Bisa pula, yang satu serius yang lainnya humoris. Namun, Anda & Dia dapat menghayati rasa ‘saling’ sesuai atau serasi satu sama lain,” dilansir dari akun instagram @verauli.id.
2. Homogami
Baca Juga: Kunci untuk Membuat Espresso yang Sempurna dan Nikmat, Ilmuwan Menemukan Bahan Rahasia Tambahan
Pada dasarnya manusia cenderung memilih pasangan yang setara atau sekufu. Bisa saja, latar belakang pendidikan atau sosial ekonomi (sosek) setara, atau tingkat popularitas dan power dari keluarga tak jauh berbeda.
“Atau punya kesamaan value dan religi. Homogami diketahui memudahkan relasi berjalan harmonis,” kata Verauli dosen Universitas Tarumanegara.
Untuk mengetahuinya, perlu proses saling mengenal. Pemilik akun instagram yang kerap membagikan konten edukasi psikologi ini juga menyebutkan terdapat tiga tahapan, bagi yang hendak menjalani long term relationship.
Tahap pertama merupakan first date atau pertemuan pertama. Tahap ini sebagai ajang saling mengevaluasi daya tarik fisik hingga kenyamanan satu sama lain.
“Bila sejak awal merasa ada 'gap,' terkait perbedaan latar belakang sosek hingga tampilan fisik. Atau satu sama lain tak saling tertarik, artinya relasi tak akan berlanjut ke tahap 2 (red: pertemuan ke-2 s.d. ke-7),” terang Vera.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
