Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 September 2023 | 16.45 WIB

5 Tanaman Indoor untuk Mengusir Nyamuk, Mempercantik Ruangan dan Kenyamaman dalam Beraktifitas di Ruangan

Taman tempat Andri Satriawan membudidayakan tanaman hias di Ragunan, Jakarta Selatan. (Dok Pribadi) - Image

Taman tempat Andri Satriawan membudidayakan tanaman hias di Ragunan, Jakarta Selatan. (Dok Pribadi)

JawaPos.com - Nyamuk sebagai serangga yang aktif di malam hari ini menggaggu kenyamanan dalam bekerja maupun bersantai. Gigitan dari serangga ini membuat gatal-gatal dan bisa nyebabkan ruam pada kulit.

Selain itu, ada spesies nyamuk yang juga mampu menyebabkan penyakit berbahaya seperti Malaria dan Deman Berdarah.

Keberadaan nyamuk sendiri karena lingkungan yang lembab dan banyak tumpukan barang.

Lemon balm termasuk anggota keluarga dari mint yang memiliki bunga berwarna putih.

Tanaman ini memiliki aroma lembut menenangkan yang mampu mengusir nyamuk.

Lemon Balm memiliki kandungan sitronela yang tidak disukai oleh nyamuk.

Kemangi dengan nama lain basil mampu mengusir keberadaan nyamuk.

Bau wangi yang khas dan tajam mampu mengusir hama dan serangga seperti nyamuk.

Tanaman hias ini dapat di tanam di indoor, namun perlu perawatan yang baik dan  adanya paparan sinar matahari.

Lavender tanaman yang banyak digunakan dalam aroma pembuatan obat nyamuk kimia.

Lavender mengeluarkan aroma yang berasal dari minyak esensial. Lavender memiliki bau yang mengharumkan udara dan tidak disukai nyamuk.

4. Geranium

Geranium mampu mengusir nyamuk karena aroma yang mirip lemon dan sekilas seperti serai.

Tanaman hias ini mampu tumbuh dan pada kondisi iklim yang hangat, serah dan kering.

Mint mampy mengusir nyamuk dan mengusir serangga lain seperti lalat.

Mint juga memiliki banyak kegunaan lain juga seperti untuk campuran teh untuk obat herbal.

Pemilihan 5 tanaman hias tersebut perlu dipertimbangkan dalam hal perawatnnya di lingkungan indoor.

Baca Juga: Adriyanti Firdasari Berkebun Tanaman Hias selepas Gantung Raket

Seperti pemilihan bahan tanam yang tepat. Saat  ini penanaman tanaman tidak lagi menggunakna media tanah.

Media tanam tanah justru akan mengundang jentik nyamuk dan organisme lainnya.

Media tanam dapat menggunakan hidroton dan penggunaan nutrisi cair untuk kebutuhan hara tanaman.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore