Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2019 | 15.30 WIB

Pengetahuan dan Tips Fotografi ala Gading Marten

Gading Marten saat ditemui di acara Kupas Cerita Dibalik Lensa bersama Shopee, di Kopi Kalyan Barito Jakarta Selatan, Rabu (27/3). - Image

Gading Marten saat ditemui di acara Kupas Cerita Dibalik Lensa bersama Shopee, di Kopi Kalyan Barito Jakarta Selatan, Rabu (27/3).

JawaPos.com - Siapapun bisa menikmati keindahan dari karya fotografi. Ada orang yang hanya ingin sebagai penikmat tetapi ada juga orang yang berkeinginan untuk mendalami hobi menjadi seorang fotografer.


Seperti halnya Gading Marten, baru-baru ini semakin serius menjalani hobi fotografi. Ia mengakui bahwa hobinya saat ini berawal dari sebagai penikmat yang kemudian ia pelajari secara otodidak.


"Fotografi menyenangkan sekali buat saya selama dua tahun belakangan ini saya tekuni lebih dalam lagi, makanya makin banyak travelling, makin banyak belajar sama temen-temen karena ini hobi tidak murah tapi hobi yang siapa tahu bisa menghasilkan juga," kata Gading Marten saat ditemui di acara Kupas Cerita Dibalik Lensa bersama Shopee, di Kopi Kalyan, Barito, Jakarta Selatan, Rabu (27/3).


Menurutnya, saat ini sudah banyak handphone yang memiliki kamera dengan kualitas yang bagus. Namun yang terpenting adalah bagaimana seseorang bisa bercerita lewat sebuah foto.


Handphone merupakan salah satu produk yang paling praktis dan mudah untuk mengabadikan sesuatu. Ayah dari Gempi ini sangat menyukai street photography.


Melalui street photography, ia bisa berinteraksi dengan orang lain yang difoto dan bisa menambah kenalan baru.


"Berani foto, mata harus rajin melihat sekeliling, cari sesuatu yang beda, berani lebih deket," tambah Gading Marten.


Street photography terbilang lebih mudah dibandingkan foto model. Sebab bagi Gading, foto model memiliki tantangan bagaimana seseorang harus terlihat lebih menarik.


Rahasia untuk terlihat lebih menarik baik street photography atau model adalah memainkan cahaya sekitar dan ada bayangan agar foto lebih dramatis. Kemudian jika sudah melakukan hunting foto usahakan untuk tidak langsung menghapus foto yang tidak disuka.


Pasalnya foto tersebut bisa saja terlihat menarik atau menjadi momen langka yang justru lebih indah ketika dicetak. "Saya sekarang mulai membiasakan mencetak foto karena beda lihat hasil di hp sama cetakan kepuasannya beda," ujar anak dari Roy Marten ini.


Kedepannya ia berencana untuk mengumpulkan foto yang pernah diabadikan di beberapa negara seperti New York, London, dan Nepal dalam sebuah buku. Namun ia ingin lebih mematangkan lagi agar orang yang membeli buku tersebut tidak kecewa.


Editor: Deti Mega Purnamasari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore