
Ilustrasi perempuan ingin menghilangkan bulu di kaki.
JawaPos.com - Memiliki kulit yang mulus tanpa bulu, tidak berbintik hitam, bebas dari kerutan menjadi idaman kaim hawa. Maka saat ini semakin banyak klinik kecantikan yang menawarkan perawatan tersebut.
Ada juga cara-cara tradisional untuk menghilangkan bulu yang dianggap mengganggu penampilan. Lalu apa saja metode tradisional menghilangkan bulu tersebut? Dan bagaimana efek sampingnya?
1. Cabut Bulu
Mencabut bulu menjadi metode pertama yang dilakukan saat belum ada teknologi atau alat apapun. Pada saat menghilangkan bulu dengan cara mencabut umumnya dilakukan pada area-area tubuh seperti ketiak dan alis. Cara melakukannya dengan mencabut bulu satu persatu sampai akarnya menggunakan pinset.
Efek Samping
Metode ini membuat sakit. Jika bulu patah, maka bulu itu dapat tumbuh ke dalam kulit, menyebabkan in grown hair (bulu tumbuh ke dalam). Untuk ketahanan cara ini untuk menghilangkan bulu diperkirakan 3-8 minggu, dan terbilang cukup lama. Untuk mengurangi risiko lain seperti terkena infeksi, ada baiknya bersihkan pinset dengan alkohol sebelum dan sesudah penggunaan.
2. Gunakan Alat Cukur
Menggunakan alat cukur juga bisa menjadi pilihan, tapi seberapa baguskah hasilnya? Jika Anda termasuk orang yang tidak bisa menahan sakit, ada cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan bulu dengan tingkat kesakitan hanya di level 1. Dan metode ini bisa dilakukan di bagian tubuh manapun yang diinginkan, dengan catatan harus melakukannya denga teliti dan juga hati-hati.
Efek Samping
Sama seperti saat mencabut bulu, mencukur rambut juga memiliki efek samping. Selain bisa terluka jika tidak hati-hati, seseorang juga bisa terkena infeksi apabila alat cukur yang kamu gunakan tidak steril bahkan sampai berkarat. Mencukur juga bisa menyebabkan bulu tumbuh ke dalam.
3. Krim Penghilang Bulu
Saat ini ada krim memudahkan proses menghilangkan bulu. Krim perontok bulu atau dalam dunia medis dikenal dengan depilatori menawarkan metode menghilangkan bulu tanpa alat ataupun rasa sakit. Cara kerja krim ini adalah dengan memecah struktur protein rambut, sehingga rambut bisa keluar dan terangkat dari kulit dengan mudah saat kamu menggosokkan krimnya ke kulit.
Efek Samping
Sayangnya penggunaan krim untuk menghilangkan bulu dapat berefek iritasi pada kulit jika didiamkan terlalu lama atau jika kulit kamu termasuk kulit yang sensitif. Untuk ketahanannya sendiri berkisar 1-2 minggu.
4. Waxing
Meskipun sakit ternyata metode ini punya penggemarnya sendiri lho. Karena cara kerja waxing ini menggunakan cairan lilin yang dibalurkan ke area yang bulunya ingin dihilangkan, kemudian cairan tersebut ditutupi dengan potongan kain. Saat cairan lilin tersebut sudah mengering, kain tersebut akan di tarik dengan cepat untuk bisa mencabut bulu yang ada di area tersebut.
Untuk bisa melakukan waxing, panjang bulu yang kamu miliki paling pendek sekitar 0,5 cm dan metode ini sangat tidak disarankan bagi seseorang yang memiliki kulit sensitif.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
