
rekomendasi tempat kuliner nasi goreng di Malang. (Freepik/ wirestock)
JawaPos.com – Malang menyimpan banyak pilihan kuliner nasi goreng yang lezat dan beragam untuk semua selera.
Dari nasi goreng disajikan di batok kelapa hingga dimasak dengan tungku arang, kuliner nasi goreng di Malang hadir dengan keunikan yang berbeda-beda.
Bagi kamu yang sedang mencari nasi goreng enak di Malang, daftar berikut bisa jadi panduan kuliner yang tepat.
Dilansir dari laman Go Travelly dan Traveloka pada Minggu (12/4), berikut 17 rekomendasi tempat kuliner nasi goreng terenak di Malang.
1. Nasi goreng Pak Dji
Kedai ini berlokasi di Gang Manunggal Nomor 18, RT.1 RW.7, Kecamatan Klojen, dan buka setiap hari mulai pukul 14.00 hingga 22.00.
Menu yang tersedia sangat beragam, mulai dari nasi goreng porsi jumbo, nasi gila kaya topping, mawut, bakmi goreng, bakmi kuah, capcay, fuyunghai, hingga ayam goreng.
Harga nasi goreng di sini dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi, sepadan dengan ukuran porsi yang sangat besar dibandingkan kedai lainnya.
2. Nasi goreng Gandrung
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
