Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 November 2025 | 21.27 WIB

Kulineran Satu Hari di Kota Solo: Perjalanan Rasa, Sejarah, dan Suasana 'The Spirit Of Java'

Kulineran Satu Hari di Kota Solo: Perjalanan Rasa, Sejarah, dan Suasana “The Spirit Of Java” (YOUTUBE RUMAH CANDA MELKI, Melki ) - Image

Kulineran Satu Hari di Kota Solo: Perjalanan Rasa, Sejarah, dan Suasana “The Spirit Of Java” (YOUTUBE RUMAH CANDA MELKI, Melki )

JawaPos.com - Solo, kota yang juga dikenal dengan nama Surakarta, selalu menghadirkan sensasi berbeda bagi siapa pun yang datang.

Dengan atmosfer hangat, budaya yang kental, dan sebutan penuh makna sebagai The Spirit of Java, kota ini menjadi destinasi yang tidak hanya ramah, tetapi juga sarat cerita.

Dalam tayangan terbaru RUMAH CANDA MELKI, Melki mengajak penonton menyusuri satu hari penuh petualangan rasa—mulai dari sarapan di dekat Stasiun Balapan, berburu legendanya tengkleng, menyantap ayam kampung terkenal, hingga menutup perjalanan dengan eksotisme Kampung Batik Kauman dan serabi Notosuman yang melegenda.

Melalui gaya khasnya yang ringan dan jenaka, perjalanan kali ini menjadi gambaran betapa kuliner dan budaya di Solo menyatu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

Setiap sudut kota memberi warna, setiap hidangan menyimpan cerita, dan setiap pertemuan memberikan kehangatan yang terasa akrab.

1. Sarapan di Warung Pak Di, Dekat Stasiun Balapan

Perjalanan dimulai dari landmark legendaris SoloStasiun Balapan. Setelah tiba, Melki memilih untuk mencari sarapan di sebuah warung makan sederhana—Warung Makan Masakan Jawa Pak Di, yang letaknya hanya seberang jalan dari stasiun.

Warung ini terkenal dengan pilihan lauk yang sangat lengkap: dari kare, lidah sapi, kikil, babat, telur kecap, hingga sayur bersantan.

Melki mencoba nasi kare dengan lidah sapi, sejenis gulai ringan dengan kuah santan gurih.

Tekstur lidah sapi yang empuk serta aroma kuah kare yang khas membuat menu sederhana ini terasa istimewa.

Warung Pak Di menjadi pilihan ideal bagi penumpang kereta yang baru tiba di Solo dan ingin langsung menikmati kehangatan kuliner rumahan.

2. Tengkleng Klewer Bu Edi: Hidangan Legendaris di Jantung Pasar Klewer

Tak lengkap ke Solo tanpa mencicipi tengkleng, dan Melki memilih salah satu yang paling tersohor: Tengkleng Klewer Bu Edi.

Warung ini berada persis di area Pasar Klewer dan hanya buka sekitar tiga jam, dari siang hingga habis.

Bu Edi menyajikan tengkleng dengan kuah encer tanpa santan—ciri khas tengkleng tradisional.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore