
Potret mi nyemek simpel, comfort food yang cocok untuk sekf reward. (Sumber: instagram.com/@kreasi.tanoto)
JawaPos.com - Teksturnya lembut, gurih, dan bikin hangat di hati, cocok untuk self-reward setelah hari panjang.
Habis hari panjang yang melelahkan, kadang tubuh cuma ingin sesuatu yang sederhana tapi menenangkan.
Seperti yang dibagikan akun Instagram @kreasi.tanoto, sepiring mi nyemek hangat bisa jadi pelukan lembut setelah hari yang berat.
Dalam unggahannya, @kreasi.tanoto menulis, "Bukan soal lapar, tapi rasanya kayak pelukan hangat setelah hari yang berat."
Kalimat sederhana itu menggambarkan betapa mi nyemek ini bukan sekadar makanan, tapi juga bentuk self-reward kecil untuk diri sendiri.
Bahan-bahan:
1 bungkus mi instan (rasa sesuai selera)
Air secukupnya untuk merebus
1 butir telur
Sedikit air tambahan untuk membuat tekstur "nyemek"
Cara Membuat:
1. Rebus mi instan selama kurang lebih 3 menit.
2. Tambahkan sedikit air agar hasilnya tidak terlalu kering, inilah yang membuatnya disebut "mi nyemek".
3. Aduk rata hingga bumbu tercampur dan mi menyerap sedikit airnya.
4. Untuk tambahan protein dan rasa gurih yang comforting, rebus satu butir telur setengah matang.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
