Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Oktober 2025, 06.57 WIB

9 Street Food Thailand yang Bikin Nagih, Nomor Pertama Jadi Sarapan Favorit Warga Lokal

Street Food Thailand (Dok. Bucket Listly Blog) - Image

Street Food Thailand (Dok. Bucket Listly Blog)

JawaPos.com - Street food Thailand terkenal memiliki beragam pilihan dengan harga terjangkau sehingga menjadikannya surga kuliner yang wajib dieksplorasi wisatawan pecinta makanan autentik.

Makanan jalanan di Thailand ini bukan hanya pilihan praktis, tetapi juga cerminan budaya kuliner yang sudah diwariskan turun-temurun.

Street food ini memiliki ciri khas hidangan yang berbeda. Ada kudapan ringan, makanan utama, hingga sajian manis yang cocok disantap kapan saja.

Dilansir dari laman Bucket Listly, berikut ini deretan street food Thailand yang wajib dicoba. Masing-masing menyimpan cita rasa autentik yang bikin wisatawan ketagihan.

Baca Juga: 3 Kebiasaan Kecil Ini Dapat Mengubah Rasa Stres dan Frustasi Menjadi Dorongan Motivasi untuk Maju

1. Wanton Mee

Wanton mee menjadi salah satu street food populer Thailand yang identik dengan mie kuning kenyal, pangsit berisi udang, sayuran segar, serta tambahan irisan char siu.

Hidangan ini cocok disantap saat sarapan karena porsinya cukup ringan, namun tetap mengenyangkan sekaligus memberi energi untuk memulai aktivitas di pagi hari.

Keistimewaan wanton mee terletak pada perpaduan bumbu sederhana seperti minyak wijen, kecap asin, dan sambal, yang menyatu dengan tekstur mie lembut.

Banyak pedagang kaki lima menyiapkan wanton mee dengan gaya tradisional, menjaga keaslian rasa yang diwariskan turun-temurun sejak zaman dahulu.

Tak heran, wanton mee bukan hanya favorit wisatawan, tetapi juga pilihan utama masyarakat lokal Thailand untuk sarapan cepat namun tetap lezat.

2. Khai Krata

Khai krata adalah telur goreng di wajan kecil, populer sebagai sarapan tradisional yang dihiasi cincangan daging babi, sosis Cina, dan bawang goreng.

Hidangan ini sebenarnya perpaduan dari cita rasa Vietnam dan China, namun kemudian beradaptasi dengan selera masyarakat Thailand hingga menjadi bagian budaya kuliner lokal.

Biasanya khai krata disajikan bersama kopi susu khas Thailand dengan roti lapis sederhana, menciptakan perpaduan gurih sekaligus manis yang seimbang.

Harga terjangkau menjadikannya makanan favorit masyarakat, terutama kalangan pekerja atau pelajar yang membutuhkan menu sarapan cepat namun bergizi.

Menikmati khai krata di pasar pagi Thailand memberikan pengalaman autentik yang tak bisa digantikan dengan hidangan restoran mewah sekalipun.

3. Patonggo

Patonggo adalah camilan gorengan khas Thailand berbentuk donat mini, renyah di luar namun lembut di dalam, biasanya dinikmati saat sarapan pagi.

Makanan ini sebenarnya adaptasi dari youtiao ala Tiongkok, tetapi di Thailand diberi sentuhan lokal, seperti disajikan dengan susu kental manis atau selai kelapa.

Patonggo juga sering disantap bersama bubur beras hangat, menciptakan kombinasi gurih, manis, dan lembut yang menenangkan di pagi hari.

Penjual patonggo biasanya berjualan di pasar tradisional, menyiapkan adonan segar dan menggoreng langsung di depan pembeli, menambah daya tariknya.

4. Kanom Krok

Kanom krok merupakan jajanan manis berupa kue kecil berbahan dasar santan, tepung beras, dan kelapa, dimasak dalam cetakan besi khusus.

Rasanya gurih sekaligus manis, dengan tekstur garing di luar dan lembut di bagian dalam, membuatnya digemari banyak wisatawan.

Biasanya kanom krok diberi tambahan jagung manis, daun bawang, atau parutan kelapa di atasnya sebelum dihidangkan panas-panas.

Jajanan ini banyak dijumpai di pasar pagi dan pasar malam, sehingga mudah ditemukan hampir di seluruh kota di Thailand.

Harganya pun sangat ramah di kantong sehingga cocok dibeli dalam jumlah banyak untuk dinikmati bersama keluarga atau teman.

5. Khao Mun Ghai

Khao mun ghai adalah versi Thailand dari nasi ayam Hainan, terdiri dari nasi gurih, ayam rebus, sup hangat, dan saus cabai jahe.

Hidangan ini populer di seluruh kota di Thailand karena porsinya lengkap, menyehatkan, dan harganya pun relatif terjangkau dibandingkan makanan restoran.

Rahasia kelezatan khao mun ghai ada pada nasi yang dimasak dengan kaldu ayam serta lemak, menghasilkan aroma wangi yang menggugah selera.

Biasanya disajikan dengan kuah bening serta irisan timun segar untuk menyeimbangkan rasa gurih dan pedas saus pendamping.

Khao mun ghai dianggap sebagai makanan sehari-hari masyarakat Thailand sehingga mudah ditemui di warung kaki lima hingga pusat kuliner malam.

6. Guay Taew

Guay taew merujuk pada beragam hidangan mie khas Thailand yang bisa disajikan berkuah maupun kering sesuai selera pembeli.

Jenis mie yang umum dipakai meliputi mie telur, bihun kecil, bihun lebar, hingga soun transparan, masing-masing memiliki tekstur berbeda.

Pilihan kuahnya pun beragam, mulai tom yum pedas, yentafo berwarna pink, hingga nam tok dengan kaldu pekat daging sapi.

Setiap penjual biasanya memberi opsi tambahan seperti bakso, irisan daging, sayuran segar, dan sambal cabai bubuk.

Guay taew sangat populer karena fleksibilitasnya, cocok disantap kapan saja, dari sarapan ringan hingga makan malam mengenyangkan.

7. Khao Soi

Khao soi adalah mie kari khas Thailand utara, terdiri dari mie rebus, kuah santan pedas, serta taburan mie goreng renyah.

Dilansir dari TikTok @theaugraphy, hidangan ini disajikan dengan daging ayam atau sapi yang juicy, ditambah acar sayuran, bawang merah, dan irisan jeruk limau.

Ciri khas khao soi terletak pada kuahnya yang kaya rempah, perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis.

Makanan ini sangat populer di Chiang Mai, di mana banyak warung legendaris menyajikannya dengan resep turun-temurun.

Bagi pecinta kuliner pedas, Khao Soi wajib dicoba karena memberikan pengalaman rasa yang unik sekaligus otentik khas Thailand utara.

8. Goong Ob Woonsen

Goong Ob Woonsen adalah hidangan udang segar yang dimasak dengan soun, jahe, serta rempah-rempah dalam panci tanah liat.

Cita rasanya gurih dengan aroma harum jahe dan bawang putih, membuatnya berbeda dari olahan seafood Thailand lainnya.

Proses memasaknya cukup lama, tetapi hasilnya menghasilkan tekstur mie kenyal dan udang manis sempurna.

Biasanya hidangan ini disajikan dalam porsi besar untuk dibagi, cocok disantap bersama keluarga atau teman di pasar malam.

Goong ob woonsen sangat digemari wisatawan karena menyajikan kekayaan rasa laut Thailand dengan sentuhan khas kuliner lokal.

9. Hoi Tod

Dilansir dari TikTok @kadfood80, hoi tod adalah omelet kerang ala Thailand yang terdiri dari campuran adonan tepung, telur, kerang, serta tauge renyah.

Hidangan ini biasanya dimasak di atas wajan datar besar, menghasilkan tekstur renyah sekaligus lembut di dalam.

Saat disajikan panas, hoi tod diberi tambahan saus cabai manis pedas untuk memperkuat rasa gurihnya.

Menu ini mudah ditemukan di pasar malam, terutama di kawasan Chinatown Bangkok hingga Chiang Mai.

Hoi tod digemari karena memberikan pengalaman makan seafood yang sederhana namun penuh cita rasa khas Thailand.

Street food Thailand adalah cermin budaya kuliner yang kaya, menghadirkan perpaduan rasa gurih, manis, asam, dan pedas dalam setiap hidangan sederhana.

Menikmati jajanan kaki lima di Thailand bukan sekadar makan, melainkan juga bagian dari pengalaman perjalanan yang tak terlupakan.

Namun, wisatawan Muslim sebaiknya lebih selektif karena beberapa menu mengandung daging babi atau alkohol dalam olahan bumbu.

Dengan memilih bijak, Anda tetap bisa menikmati kelezatan street food Thailand tanpa khawatir sekaligus membawa pulang kenangan rasa yang autentik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore