
Gambaran jeyuk bokkeum versi halal (freepik.com)
JawaPos.com - Jeyuk Bokkeum merupakan salah satu hidangan populer dari Korea yang dikenal dengan rasa pedas, gurih, dan aromanya yang menggugah selera.
Biasanya, makanan ini dibuat dengan daging babi yang ditumis bersama bumbu khas Korea seperti gochujang, bawang putih, jahe, dan aneka sayuran. Namun, kini hadir inovasi resep versi halal yang menggunakan daging sapi sebagai pengganti, sehingga lebih ramah dikonsumsi oleh masyarakat Muslim.
Resep Jeyuk Bokkeum versi halal ini sempat viral setelah dibagikan oleh Vellaunni, seorang konten kreator asal Korea yang kini tinggal di Indonesia, melalui akun TikTok miliknya. Ia memperkenalkan cara memasak hidangan ini dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan di pasar lokal, tetapi tetap mempertahankan cita rasa autentik khas Korea.
Bahan utama:
Cara membuat :
Hidangan Jeyuk Bokkeum versi halal ini menawarkan rasa pedas gurih yang khas Korea, tekstur daging yang empuk, dan aroma harum dari minyak wijen.
Cocok untuk menu makan siang atau malam yang menggugah selera. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
