Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Januari 2026 | 14.49 WIB

Adopsi Kripto di Indonesia Meningkat, Investor Cenderung Pilih Aset Berisiko Rendah

Banyak pengamat menilai besarnya populasi Indonesia menjadi peluang sekaligus pekerjaan rumah. Potensi adopsi kripto dinilai masih terbuka lebar, namun perlu diimbangi dengan edukasi berkelanjutan agar masyarakat tidak terjebak pada spekulasi berlebihan.

Iskandar menegaskan, pertumbuhan industri kripto ke depan tidak hanya ditentukan oleh inovasi produk, tetapi juga oleh pemahaman investor terhadap risiko.

“Kripto tetap memiliki volatilitas tinggi. Karena itu, edukasi menjadi kunci agar investor bisa mengambil keputusan secara rasional dan bertanggung jawab,” lanjutnya.

Sejumlah platform kripto di Indonesia mulai memperkuat aspek edukasi, baik melalui fitur pembelajaran di aplikasi maupun kegiatan literasi langsung ke masyarakat. Langkah ini dipandang penting untuk menjaga pertumbuhan industri tetap sehat, seiring meningkatnya minat publik terhadap aset digital.

Dengan jumlah investor yang terus bertambah dan regulasi yang semakin jelas, pasar kripto Indonesia diperkirakan masih akan berkembang. Namun, para pelaku industri dan regulator sama-sama menekankan bahwa pertumbuhan tersebut perlu dibarengi kehati-hatian, transparansi, dan kesadaran risiko di kalangan investor.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore