
ILUSTRASI. Tokenisasi kripto. (Mantra Chain)
JawaPos.com - Fenomena tokenisasi aset keuangan mulai mendapat tempat di Indonesia seiring meningkatnya minat investor terhadap instrumen berbasis blockchain. Salah satu bentuknya adalah tokenisasi saham global, yang kini bisa diakses dalam bentuk token kripto oleh masyarakat Indonesia.
Melalui token bernama xStocks dari Pintu, investor dapat memiliki representasi digital dari saham perusahaan raksasa dunia seperti Apple, Google, Meta, Tesla, hingga NVIDIA. Token ini berbasis blockchain dan setiap unitnya didukung oleh aset nyata (underlying) dengan rasio 1:1. Dengan begitu, nilai xStocks bergerak sesuai dengan saham asli yang menjadi dasar penerbitannya.
Berbeda dengan saham konvensional yang diperdagangkan mengikuti jam bursa, tokenisasi memungkinkan transaksi berlangsung 24 jam nonstop, dapat dikirim antar-wallet, serta digunakan dalam ekosistem Decentralized Finance (DeFi).
Hal ini diklaim membuka fleksibilitas baru bagi investor, terutama generasi muda yang terbiasa dengan akses digital dan kecepatan transaksi.
Menurut laporan perusahaan Web3 Animoca, pasar tokenisasi aset dunia nyata atau Real-World Assets (RWA) memiliki potensi luar biasa, dengan estimasi nilai mencapai USD 400 triliun atau sekitar Rp 6.500 kuadriliun. Angka ini menunjukkan peluang besar bagi integrasi antara keuangan tradisional dan blockchain.
Head of Product Marketing Pintu, Iskandar Mohammad, menilai tokenisasi bisa menjadi jembatan antara dua dunia keuangan.
“Tokenisasi RWA membuka peluang bagi pasar tradisional untuk masuk ke ekosistem blockchain. Investor juga bisa mengakses aset global tanpa perlu meninggalkan jaringan blockchain, tetap dalam koridor yang teregulasi,” ujar dia di Jakarta, Senin (15/9).
Sebagai informasi, xStocks diterbitkan oleh Backed Finance (Backed Assets (JE) Limited), yang beroperasi berdasarkan Distributed Ledger Technology (DLT) Act Swiss. Aset dasar yang mendukung token juga disimpan di bank kustodian berlisensi, sehingga memberikan lapisan pengawasan dan transparansi tambahan.
Bagi investor Indonesia, tokenisasi bisa menjadi jalan tengah untuk mengeksplorasi saham global tanpa perlu membuka akun broker luar negeri.
Di sisi lain, hal ini juga memperkenalkan tantangan baru, mulai dari regulasi domestik hingga pemahaman risiko pasar yang berbeda dengan instrumen kripto murni seperti Bitcoin atau Ethereum.
Tokenisasi aset kini dipandang sebagai game-changer dalam industri keuangan. Ia memperluas akses pasar modal global, membuatnya lebih inklusif, sekaligus membuka ruang pertumbuhan baru bagi ekosistem kripto.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
