Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 23.42 WIB

Prediksi Berani Arthur Hayes: Saatnya Beli Bitcoin, Target Rp 16 Miliar di 2028

Arthur Hayes. (dlnews) - Image

Arthur Hayes. (dlnews)

JawaPos.com – Salah satu tokoh paling vokal di dunia kripto, Arthur Hayes, kembali membuat prediksi berani. Dalam pidato kunci di ajang Token2049 di Dubai, Chief Investment Officer Maelstrom tersebut menyatakan keyakinannya bahwa harga Bitcoin bisa mencapai USD 1 juta atau setara Rp 16,8 miliar (kurs Rp 16.800 per USD) pada tahun 2028.

“Saatnya beli semua aset,” seru Hayes dalam pidatonya, merujuk pada baik aset kripto maupun saham.

Dikutip dari The Block, Rabu (30/4), keyakinan Hayes didasarkan pada argumen bahwa Amerika Serikat akan kembali mencetak uang dalam bentuk kebijakan pelonggaran kuantitatif (quantitative easing). Ia menilai langkah itu akan mendorong lonjakan harga aset berisiko, termasuk kripto.

Hayes membandingkan kondisi pasar saat ini dengan kuartal ketiga 2022. Saat itu, sentimen pasar sangat buruk karena The Fed terus menaikkan suku bunga dan kekhawatiran meluas menjelang runtuhnya bursa kripto FTX.

Namun, intervensi besar-besaran dari pemerintah Amerika Serikat kala itu mendorong peredaran dana senilai USD 2,5 triliun melalui program repo.

Hayes menyatakan bahwa situasi saat ini punya kemiripan, terutama setelah Presiden Donald Trump mengusulkan tarif tinggi terhadap sejumlah negara mitra dagang Amerika Serikat. Pengumuman kebijakan tersebut sempat mengguncang pasar global, meski kini tarif itu ditangguhkan selama 90 hari.

Menariknya, Hayes menilai bahwa Ketua The Fed, Jerome Powell, tidak menyukai Trump dan kemungkinan besar tidak akan turun tangan secara langsung untuk menyelamatkan pasar. Namun, ia memprediksi bahwa hedge fund akan mengambil alih peran tersebut, khususnya lewat pembelian kembali obligasi pemerintah (Treasury buybacks), yang secara tidak langsung akan menambah likuiditas ke pasar.

Kondisi ini, menurutnya, akan menjadi bahan bakar bagi kenaikan harga Bitcoin secara agresif dalam beberapa tahun ke depan.

“Jika tren ini berlanjut, harga Bitcoin bisa naik ke USD 1 juta pada 2028,” tegas Hayes.

Prediksi ini bukan pertama kalinya disampaikan oleh Arthur Hayes. Ia telah lama dikenal sebagai sosok yang percaya bahwa Bitcoin bukan sekadar aset spekulatif, tapi alat lindung nilai terhadap inflasi dan kebijakan moneter longgar.

Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi global dan kebijakan fiskal Amerika yang tak menentu, banyak investor mulai kembali melirik aset digital sebagai pelindung nilai. Dan dengan panggung geopolitik yang makin tidak pasti, narasi Bitcoin sebagai "emas digital" pun kembali diperkuat oleh pernyataan Hayes.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore