Robert Kiyosaki. (AZcoinnews)
JawaPos.com – Robert Kiyosaki, penulis buku laris Rich Dad Poor Dad, kembali mengeluarkan peringatan keras soal ancaman krisis pasar keuangan.
Ia menyebut kejatuhan ekonomi yang telah diramalkan dalam bukunya Rich Dad’s Prophecy (2014) kini benar-benar terjadi.
Dalam situasi ini, ia menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk melindungi kekayaan adalah dengan berinvestasi pada Bitcoin (BTC), emas, dan perak.
Dalam unggahan di platform X, Sabtu (8/3), Kiyosaki menulis bahwa kehancuran pasar telah tiba dan bisa menghapus masa depan finansial jutaan baby boomer di seluruh dunia.
“Sayangnya, kehancuran ini sudah tiba… kemungkinan besar akan menghapus masa depan jutaan baby boomer di seluruh dunia,” tulisnya, seperti dikutip dari news.bitcoin.com.
Menurut Kiyosaki, generasi baby boomer di AS adalah kelompok yang paling rentan terhadap gejolak pasar. Mereka merupakan generasi pertama yang mengandalkan skema pensiun Defined Contribution (DC) seperti 401(k) dan IRA, yang sangat tergantung pada kinerja pasar.
Berbeda dengan Defined Benefit (DB) yang menjamin pembayaran pensiun tetap, skema DC hanya memberikan keuntungan berdasarkan jumlah kontribusi individu. Dalam kondisi pasar yang anjlok, dana pensiun mereka bisa lenyap dalam sekejap.
Oleh karena itu, Kiyosaki menegaskan bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk bertahan dengan aset kertas seperti saham atau obligasi. Ia menyarankan agar masyarakat segera beralih ke aset nyata, seperti emas, perak, dan Bitcoin.
“Bagaimana cara individu mengalahkan skema moneter Ponzi yang korup dan kriminal ini? Mulailah dengan berinvestasi dan memiliki emas, perak, dan Bitcoin secara fisik,” ujarnya.
Kiyosaki juga memperingatkan agar investor menghindari Exchange-Traded Funds (ETF), baik untuk Bitcoin maupun emas dan perak. Menurutnya, ETF tidak memiliki nilai intrinsik yang sesungguhnya.
“Lakukan apa yang terbaik untuk diri Anda… tetapi saya tidak akan pernah membeli ETF emas, perak, atau Bitcoin,” kata Kiyosaki. Ia menambahkan bahwa dalam pandangannya, ETF sama tidak nyatanya seperti dolar AS dan obligasi pemerintah AS.
Dalam beberapa bulan terakhir, Kiyosaki semakin agresif dalam menambah kepemilikan Bitcoin, terutama setelah Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menciptakan cadangan Bitcoin strategis bagi AS.
Ia yakin langkah ini akan diikuti oleh pemimpin dunia lainnya dan memprediksi bahwa pemerintahan Trump akan membeli lebih banyak Bitcoin untuk menstabilkan ekonomi AS.
Lebih jauh, Kiyosaki berpendapat bahwa ekonomi AS sedang berada dalam situasi bangkrut, nilai dolar terus menurun, dan Bitcoin adalah alternatif yang lebih aman dibandingkan mata uang fiat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
