Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 April 2025 | 23.50 WIB

Bitcoin ETF Mulai Pulih, Tapi Aliran Dana Mingguan Cetak Rekor Terendah 2025

Ilustrasi bitcoin (BTC) yang trennya positif dan berpotensi bullish. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Aliran dana ke produk Bitcoin exchange-traded funds (ETF) kembali mencatat arus masuk sebesar USD 15,85 juta atau sekitar Rp 260 miliar. Ini menandai pemulihan setelah minggu sebelumnya terjadi arus keluar besar-besaran senilai lebih dari USD 713 juta.

Meski demikian, angka ini adalah yang terendah sepanjang 2025, mencerminkan sikap hati-hati dari investor institusi terhadap pasar kripto.

Menurut laporan BeInCrypto, periode antara 14 hingga 17 April 2025 menjadi momen di mana ETF spot Bitcoin berhasil mengumpulkan dana baru, meskipun dalam jumlah minimal.

Kondisi ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik dan perdagangan global, terutama menyusul kebijakan tarif dan ancaman balasan antara Amerika Serikat dan Tiongkok yang menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan global.

Di tengah gejolak ini, investor institusi memilih strategi bertahan, dengan memindahkan sebagian dana mereka ke tempat yang dianggap lebih aman sambil menunggu perkembangan selanjutnya.

Sementara itu, harga Bitcoin hari ini kembali mengalami kenaikan dan sempat menyentuh USD 87.641 atau sekitar Rp 1,44 miliar, naik 3 persen dalam 24 jam terakhir. Namun, sentimen positif ini tidak sepenuhnya tercermin di pasar derivatif.

Open interest untuk kontrak berjangka Bitcoin turun 2 persen. Penurunan ini menunjukkan bahwa banyak trader menutup posisi mereka alih-alih membuka posisi baru. Artinya, meski harga naik, kepercayaan terhadap keberlanjutan reli masih rendah.

Kondisi serupa terjadi di pasar opsi. Permintaan kontrak put—yang mengindikasikan proteksi terhadap potensi penurunan harga—mendominasi dibandingkan kontrak call. Ini sinyal bahwa sebagian besar pelaku pasar bersiap menghadapi kemungkinan tekanan turun.

Meski begitu, ada satu indikator yang masih menyimpan harapan: funding rate atau tingkat pendanaan Bitcoin masih berada di zona positif, yaitu 0,0052 persen, menurut data dari Coinglass.

Funding rate positif menunjukkan bahwa trader yang mengambil posisi long membayar kepada trader short—tanda bahwa masih ada permintaan tinggi untuk posisi beli.

Dengan kata lain, meskipun sinyal dari ETF dan derivatif mencerminkan pasar yang berhati-hati, sebagian pelaku tetap optimistis dan memperkirakan ada ruang untuk kenaikan harga lebih lanjut.

Namun, seberapa jauh Bitcoin bisa bertahan dan menembus level psikologis USD 90.000 masih akan sangat bergantung pada sentimen makro dan pergerakan investor institusi dalam beberapa pekan ke depan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore