Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 April 2025 | 13.54 WIB

Robert Kiyosaki: Harga Perak Bakal Melonjak Dua Kali Lipat, Kalahkan Emas dan Bitcoin

Ilustrasi Bitcoin, Perak, dan Emas. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Penulis buku finansial legendaris Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali menggebrak pasar dengan pernyataan tegas: perak akan melampaui emas dan Bitcoin sebagai investasi paling menjanjikan saat ini.

Dalam unggahan di platform X, Selasa (2/4), Kiyosaki menyatakan bahwa perak adalah aset yang lebih bernilai dibandingkan emas maupun Bitcoin.

Keyakinannya ini didasarkan pada permintaan industri yang terus meningkat dan pasokan yang semakin langka.

“Perak digunakan di panel surya, kendaraan listrik, komputer, sistem persenjataan, aplikasi medis, hingga teknologi pemurnian air. Permintaan globalnya sangat tinggi, tetapi pasokannya justru menurun,” ujar Kiyosaki.

Saat ini, harga emas telah mencetak rekor tertinggi baru di USD 3.115 atau sekitar Rp 51 juta per ons, sementara harga perak masih berada di kisaran USD 34 atau Rp 557.600, yang berarti masih sekitar 60 persen di bawah puncaknya.

Kiyosaki menyebut ini adalah hasil manipulasi harga selama puluhan tahun agar tetap terjangkau bagi industri.

Namun ia meyakini era itu telah berakhir. “Saya percaya manipulasi harga perak sudah selesai. Saya yakin harganya akan melesat hingga dua kali lipat menjadi USD 70 (sekitar Rp 1,1 juta) pada 2025,” katanya dengan penuh keyakinan.

Kiyosaki juga menyoroti soal aksesibilitas perak yang lebih tinggi dibandingkan emas dan Bitcoin. “Anda tidak perlu jadi orang kaya untuk mulai berinvestasi di perak. Hampir semua orang di dunia bisa membeli setidaknya satu koin perak,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku terus membeli lebih banyak perak dari distributor ternama seperti Andy Schectman dan Jim Clark dari Republic Monetary Exchange, meski koleksi pribadinya sudah besar.

Menurutnya, lonjakan harga emas, perak, dan Bitcoin bukanlah pertanda ketiga aset itu naik, melainkan cerminan melemahnya nilai dolar Amerika Serikat.

“Saya lebih memilih menyimpan perak daripada uang kertas palsu,” tegasnya. Kiyosaki pun kembali mengingatkan prinsip lamanya: “Savers are losers.”

Penulis yang telah lama mengkritik sistem uang fiat ini konsisten mengajak masyarakat untuk melindungi kekayaan mereka dengan aset nyata seperti emas, perak, dan Bitcoin.

Ia menegaskan bahwa sebelum krisis ekonomi benar-benar menghantam, inilah saat terbaik untuk menghindari ‘uang palsu’ dan menabung aset nyata.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore