Ilustrasi Bitcoin, Perak, dan Emas. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Penulis buku finansial legendaris Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali menggebrak pasar dengan pernyataan tegas: perak akan melampaui emas dan Bitcoin sebagai investasi paling menjanjikan saat ini.
Dalam unggahan di platform X, Selasa (2/4), Kiyosaki menyatakan bahwa perak adalah aset yang lebih bernilai dibandingkan emas maupun Bitcoin.
Keyakinannya ini didasarkan pada permintaan industri yang terus meningkat dan pasokan yang semakin langka.
“Perak digunakan di panel surya, kendaraan listrik, komputer, sistem persenjataan, aplikasi medis, hingga teknologi pemurnian air. Permintaan globalnya sangat tinggi, tetapi pasokannya justru menurun,” ujar Kiyosaki.
Saat ini, harga emas telah mencetak rekor tertinggi baru di USD 3.115 atau sekitar Rp 51 juta per ons, sementara harga perak masih berada di kisaran USD 34 atau Rp 557.600, yang berarti masih sekitar 60 persen di bawah puncaknya.
Kiyosaki menyebut ini adalah hasil manipulasi harga selama puluhan tahun agar tetap terjangkau bagi industri.
Namun ia meyakini era itu telah berakhir. “Saya percaya manipulasi harga perak sudah selesai. Saya yakin harganya akan melesat hingga dua kali lipat menjadi USD 70 (sekitar Rp 1,1 juta) pada 2025,” katanya dengan penuh keyakinan.
Kiyosaki juga menyoroti soal aksesibilitas perak yang lebih tinggi dibandingkan emas dan Bitcoin. “Anda tidak perlu jadi orang kaya untuk mulai berinvestasi di perak. Hampir semua orang di dunia bisa membeli setidaknya satu koin perak,” ujarnya.
Ia bahkan mengaku terus membeli lebih banyak perak dari distributor ternama seperti Andy Schectman dan Jim Clark dari Republic Monetary Exchange, meski koleksi pribadinya sudah besar.
Menurutnya, lonjakan harga emas, perak, dan Bitcoin bukanlah pertanda ketiga aset itu naik, melainkan cerminan melemahnya nilai dolar Amerika Serikat.
“Saya lebih memilih menyimpan perak daripada uang kertas palsu,” tegasnya. Kiyosaki pun kembali mengingatkan prinsip lamanya: “Savers are losers.”
Penulis yang telah lama mengkritik sistem uang fiat ini konsisten mengajak masyarakat untuk melindungi kekayaan mereka dengan aset nyata seperti emas, perak, dan Bitcoin.
Ia menegaskan bahwa sebelum krisis ekonomi benar-benar menghantam, inilah saat terbaik untuk menghindari ‘uang palsu’ dan menabung aset nyata.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
